Temui Bos Klub Liga 1, Kapolri Janji Habisi Mafia Bola Sampai Akar-akarnya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 12 Maret 2019
Temui Bos Klub Liga 1, Kapolri Janji Habisi Mafia Bola Sampai Akar-akarnya

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerima audiensi 16 manajer klub peserta Liga 1 (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerima audiensi 16 manajer klub peserta Liga 1 Tahun 2019, di kediaman dinas Kapolri Jl. Pattimura, Jakarta Selatan, Selasa (12/3).

Hadir dalam acara tersebut Karoprovos Divpropam Polri Brigjen Hendro Pandowo selaku Kasatgas Anti Mafia Bola dan Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti selaku Wakasatgas Anti Mafia Bola. Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta audiensi dengan Kapolri.

Dalam acara yang berlangsung dengan hangat dan penuh keakraban tersebut, para manajer klub peserta Liga 1 Tahun 2019 menyampaikan apresiasi kepada Kapolri yang telah membentuk Satgas Anti Mafia Bola. Mereka juga mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri demi menciptakan persepakbolaan Indonesia yang berkualitas dan berprestasi.

Sementara, Tito menyampaikan bahwa sepak bola di Indonesia memiliki nilai strategis yang sangat besar. Tidak hanya sebagai salah satu industri dengan nilai ekonomi yang tinggi, menciptakan lapangan pekerjaan, namun juga memiliki nilai penting dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, Tito menekankan bahwa pengelolaan sepak bola di Indonesia harus dilaksanakan secara profesional.

Terkait penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Polri melalui Satgas Anti Mafia Bola, Kapolri menyampaikan bahwa hal tersebut didorong sepenuhnya oleh tingginya harapan masyarakat terhadap prestasi sepak bola Indonesia. Di sisi lain, Polri juga memperoleh banyak laporan dari masyarakat tentang dugaan pengaturan skor dalam persepakbolaan tanah air.

“Pada mulanya kami mendapatkan laporan dan bukti-bukti dari masyarakat tentang dugaan pengaturan skor dalam persepakbolaan Indonesia. Selain itu, desakan dari masyarakat juga cukup tinggi. Oleh karena itu kami berpikir inilah saatnya bagi Polri untuk bertindak demi kemajuan persepakbolaan tanah air," Jelas Tito.

Kapolri saat menerima perwakilan Tim Liga 1 (MP/Kanugraha)

Tito juga menegaskan bahwa Polri sama sekali tidak memiliki agenda apapun selain upaya untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia.

“Upaya yang kami lakukan murni untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Kami tidak menarget siapapun atau memiliki agenda lain. Sepenuhnya untuk menciptakan sepak bola Indonesia yang bersih dan berprestasi”, tegas Tito.

Di akhir acara, para manajer klub peserta Liga 1 Tahun 2019 memohon doa restu, bimbingan, dan arahan Kapolri agar penyelenggaraan kompetisi Liga 1 Tahun 2019, yang direncanakan akan dimulai pada Mei 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Para manajer juga berjanji untuk terlibat aktif dalam upaya menjamin keamanan sepanjang gelaran kompetisi. “Polri selalu mendukung penuh upaya untuk memajukan persepakbolaan tanah air. Polri juga siap mendukung penyelenggaraan Liga 1 Tahun 2019 agar berjalan aman dan lancar”, tutup Tito. (Knu)

#Mafia Bola #Kapolri
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Delapan poin yang telah ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersifat mengikat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Indonesia
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
Kepercayaan publik tidak dibangun dari pidato atau laporan, tetapi dari tindakan nyata
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
Indonesia
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
Peningkatan kesejahteraan bukan sekadar soal angka di atas kertas
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
Indonesia
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Mewakili institusi Polri, dia pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap dua mendiang anggota tersebut setelah menjalani tugasnya selama ini.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Indonesia
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakannya terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Indonesia
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Semakin persuasif respons Polri, semakin baik citranya. Sebaliknya, semakin represif, maka akan semakin negatif.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Indonesia
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998
Pemisahan dari TNI menjadi pijakan Polri untuk bertransformasi menuju konsep civilian police.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998
Indonesia
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
Jangan ada nanti penyidik yang di daerah-daerah tidak mendengar arahan Wassidik, tapi mau menetapkan tersangka tidak berani
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
Indonesia
Kapolri Sigit Tolak Ditawari Posisi Menteri Mending Jadi Petani
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku pernah ditawari untuk menjadi Menteri Kepolisian.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Sigit Tolak Ditawari Posisi Menteri Mending Jadi Petani
Indonesia
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Listyo memilih menjadi petani ketimbang menduduki jabatan tersebut walaupun ditawari oleh beberapa orang untuk menjadi Menteri Kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Bagikan