Temui Bos Freeport, Kapolri Singgung Kesejahteraan Rakyat Papua
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia Tony Wenas (Ist)
Merahputih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia Tony Wenas beserta staf di Mabes Polri, Senin (24/5).
Dalam pertemuan itu, Sigit menegaskan pemerintah Indonesia sangat konsen membangun Papua. Sudah banyak yang dilakukan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat seperti kesehatan, pendidikan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan UMKM.
Baca Juga:
"Harapannya bagaimana program-program tersebut bisa dirasakan seluruh masyarakat Papua," kata Sigit dalam keterangannya, Senin (24/5).
Bersama PT Preeport, Kapolri berharap ada kerjasama program yang dipadukan dengan program kepolisian seperti Binmas Noken. "Semua bisa berpatisipasi membangun Papua termasuk PT Preeport," ungkapnya.
Sementara Tony Wenas menilai, suport Polri dalam pengamanan Papua sangat luar biasa. Ada Satgas Amole dan Satgas Nemangkawi. Beberapa waktu lalu Polri juga berhasil mengungkap kasus pencurian pipa dan solar di gudang pelabuhan.
"Kami sangat apresiasi Polri karena sangat membantu pengamanan di Papua khususnya Freeport," kata Tony.
Baca Juga:
Freeport sangat mendukung program pemerintah terkait pembangunan Papua. Dukungan yang diberikan berupa dana CRS seperti kesehatan, budaya, insfrastruktur dan ekonomi kerakyatan.
"Program CSR tersebut sudah berjalan khususnya di 7 suku wilayan Freeport," terangnya. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
Kapolri Sigit Tolak Ditawari Posisi Menteri Mending Jadi Petani
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Di hadapan Komisi III DPR, Kapolri Pamer Peringkat Keamanan Indonesia Masuk 25 Besar Dunia