Headline

Tegaskan Keberagaman Ibu Kota, Gubernur Anies Kukuhkan Pesparani LP3KD DKI Jakarta

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 21 Oktober 2018
Tegaskan Keberagaman Ibu Kota, Gubernur Anies Kukuhkan Pesparani LP3KD DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan bersama Pengurus Pertama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah (LP3KD) DKI Jakarta (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengukuhkan Pengurus Pertama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah (LP3KD) DKI Jakarta masa bakti 2018-2022 di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Minggu (21/10) sore.

Terbentuknya pengurus LP3KD ini sebagai wujud penerapan kebhinekaan yang menjadi ciri khas Ibu Kota Jakarta yang multi etnis, agama, suku dan ras.

Anies yang juga selaku Dewan Pengarah dalam kepengurusan LP3KD ini mengapresiasi 50 orang pengurus LP3KD DKI Jakarta yang telah terpilih, di mana Romo Antonius Suyadi sebagai Ketua Umum. Pengukuhan pengurus ini ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Nomor 1218 Tahun 2018.

Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh dan para pengurus diharapkan dapat melaksanakan amanah organisasi sesuai AD/ART LP3KD Provinsi DKI Jakarta.

Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

"Puji syukur hari ini kita menyaksikan pelantikan pengurus baru. LP3KD ini lembaga yang baru terbentuk di tingkat nasional dan daerah, di DKI Jakarta baru pertama kali, juga di seluruh Indonesia," kata Anies di lokasi.

Tahun ini Pemprov DKI memberikan hibah untuk kegiatan ini sebesar Rp1,4 miliar, uang itu digunakan untuk berbagai kegiatan terkait pengembangan Pesparani di Ibukota Jakarta.

"(Untuk) para pengurus, ini adalah panggilan moral, hati, dan iman. Terima kasih (telah) bersedia menghibahkan waktu, energi, pikiran, tenaga dan dana untuk menjalankan kegiatan ini," ungkap Anies.

Dalam kesempatan yang sama juga, Anies turut melepas Kontingen LP3KD Provinsi DKI Jakarta yang akan mewakili Jakarta dalam ajang Pesparani Nasional I tahun 2018 di Kota Ambon, Provinsi Maluku, 27 Oktober sampai 2 November 2018 mendatang.

Seluruh kontingen LP3KD Provinsi DKI Jakarta yang mewakili gereja-gereja Katolik dan masyarakat Ibu Kota, diharapkan mampu berupaya keras untuk memberikan hasil membanggakan, meraih prestasi yang terbaik, sehingga semakin meningkatkan citra Jakarta dengan warga yang religius.

“Kita ingin agar delegasi Jakarta yang berangkat ke Ambon nanti menjadi delegasi yang prestasinya memang kelas jakarta dan nasional. Saya berharap nanti akan kembali dengan kemenangan. Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh dan kami berharap Pesparani berikutnya, DKI Jakarta siap untuk menjadi tuan rumah," pungkas Anies.

Seleksi ketat para kontingen Jakarta yang telah berlangsung beberapa waktu lalu, diyakini dapat menghasilkan peserta-peserta handal yang siap menuai prestasi di tingkat nasional.

LP3KD Provinsi DKI Jakarta mengirimkan kontingen sejumlah 167 orang yang akan mengikuti 10 jenis perlombaan di ajang Pesparani Nasional I tahun 2018 di Ambon.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Belum Ada Payung Hukum untuk Ekonomi Kerakyatan, DPR Ajukan UU Kewirausahaan

#Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan #Gereja Katolik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Rute LRT Velodrome-Manggarai ini akan diperpanjang hingga Dukuh Atas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Jalan Rasuna Said kini menjadi ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Bagikan