Tega, Istri Jenguk Jonru Tanpa Bawa Makanan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 10 Oktober 2017
Tega, Istri Jenguk Jonru Tanpa Bawa Makanan

Istri Jonru, Yulianti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/10). (MerahPutih.com/Angga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tersangka kasus ujaran kebencian, Jon Riah Ukur (Jonru) Ginting dijenguk istrinya, Hendra Yulianti. Yuli mendatangi Mapolda Metro Jaya didampingi seorang pria.

Kedatangan Yuli untuk diperiksa sebagai saksi dengan tersangka suaminya oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus, Polda Metro Jaya.

"(Datang) karena kan ini rencananya mau sebagai saksi. Sekalian mau besuk bapak," ujar Yulianti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/10).

Yulianti mengaku tak membawa bekal makanan untuk sang suami kunjungannya kali ini.

"Nggak bawa (makanan)," kata Yulianti singkat

Ditanya kondisi suaminya selama mendekam di penjara, perempuan yang mengenakan kerudung warna hitam itu mengatakan kesehatan Jonru dalam keadaan baik-baik saja.

"Alhamdulillah sehat," pungkas Yuliana.

Sebelumnya, penyidik pekan ini berencana akan melimpahkan berkas perkara Jonru Ginting ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Saat ini penyidik sedang menyusun berkas perkara Jonru dan diharapkan rampung dalam sepekan ini.

Dalam berkas perkara itu, memuat keterangan sebanyak 15 saksi dan ahli serta keterangan pengumpulan alat bukti. Jonru sendiri dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 16 tahun penjara. (Ayp)

Baca juga berita lain tentang Jonru di: Pekan Ini Berkas Jonru Akan Dilimpahkan ke Kejati

#Jonru #Ujaran Kebencian
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Perbedaan antara opini tajam, ujaran kebencian, dan hoaks sering kabur, tetapi secara hukum dan etika publik, pembatasan merupakan hal yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Indonesia
Terancam 6 Tahun Bui, Ini Jejak Pelarian Resbob Sebelum Diringkus di Semarang
YouTuber Muhammad Adimas Firdaus PS atau Resbob resmi menyandang status tersangka dan kini sudah ditahan di Polda Jawa Barat (Jabar)
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Desember 2025
Terancam 6 Tahun Bui, Ini Jejak Pelarian Resbob Sebelum Diringkus di Semarang
Indonesia
Resbob Ditangkap Polda Jabar, Sempat Kabur dan Pindah-pindah Tempat
Resbob akhirnya ditangkap Polda Jabar, Senin (15/12). Sebelum ditangkap, ia sempat kabur dan pindah-pindah tempat.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Resbob Ditangkap Polda Jabar, Sempat Kabur dan Pindah-pindah Tempat
Indonesia
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Komisi I DPR RI menanggapi kasus YouTuber Resbobs, yang menghina suku Sunda. Ia meminta pelaku ujaran kebencian ditindak tegas.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Dunia
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Penembakan terjadi saat upacara penyalaan lilin Hanukkah yang dihadiri banyak anggota komunitas Yahudi setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Indonesia
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
Kasus ini mencuat setelah dalam salah satu siaran di YouTube, Resbob melontarkan ucapan bernada penghinaan terhadap pendukung Persib dan masyarakat Sunda. Tayangan tersebut kemudian viral dan memicu kemarahan publik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Desember 2025
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
Indonesia
Supporter PSIS Semarang Dilaporkan Calon Wali Kota Semarang
Satu tokoh pendukung kesebelasan PSIS Semarang ini dilaporkan atas dugaan penyampaian ujaran kebencian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 31 Oktober 2024
Supporter PSIS Semarang Dilaporkan Calon Wali Kota Semarang
Indonesia
Bawaslu Ungkap Banyak Ujaran Kebencian Pilkada 2024 Ditemukan di Facebook
Bawaslu ungkap banyak ujaran kebencian Pilkada 2024 ditemukan di Facebook.
Soffi Amira - Jumat, 13 September 2024
Bawaslu Ungkap Banyak Ujaran Kebencian Pilkada 2024 Ditemukan di Facebook
Indonesia
Sejumlah Akun Palsu Diduga Digunakan untuk Menyebarkan Ujaran Kebencian di Pemilu 2024
Polri mewanti-wanti maraknya akun palsu di media sosial pada Pemilu 2024 mendatang. Pada pengalaman Pemilu 2019, akun-akun anonim tersebut sering kali membuat ujaran kebencian hingga SARA.
Mula Akmal - Jumat, 02 Juni 2023
Sejumlah Akun Palsu Diduga Digunakan untuk Menyebarkan Ujaran Kebencian di Pemilu 2024
Indonesia
PSI Lapor Polisi Terkait Penghinaan Selvi, Gibran: Saya Serahkan Pihak Berwajib
PSI Kota Solo melaporkan pemilik akun Twitter Klasik Pianda (@p40812) ke Polresta Surakarta, Senin (29/5).
Zulfikar Sy - Selasa, 30 Mei 2023
PSI Lapor Polisi Terkait Penghinaan Selvi, Gibran: Saya Serahkan Pihak Berwajib
Bagikan