Tawaran Program Nuklir Ditolak, Trump Ancam Luncurkan Serangan Bom Besar-besaran ke Iran
Presiden AS Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)
MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan meluncurkan serangan bom besar-besaran jika Iran terus menolak terlibat dalam negosiasi perundingan program nuklir.
Ancaman Trump paling keras terhadap Iran sejak dia kembali menjadi Presiden AS Januari lalu itu dikeluarkan setelah Presiden Masoud Pezeshkian menolak negosiasi langsung dengan AS pekan lalu.
"Jika tidak ada kesepakatan, akan terjadi pengeboman. Pengeboman, yang belum pernah mereka alami sebelumnya, akan terjadi," kata Trump, dalam wawancara bersama NBC News, dikutip Senin (31/3).
Baca juga:
Sudah berbulan-bulan Trump berupaya menekan Iran secara terbuka untuk mau melakukan negosiasi langsung dan sempat mengisyaratkan balasan yang sangat buruk jika tawaran mereka ditolak.
Selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden, Trump secara sepihak menarik AS dari perjanjian nuklir 2015 antara negara-negara adidaya dan Iran, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama.
Trump lalu memberlakukan lagi beragam sanksi terhadap Iran. Meski sempat mematuhi kesepakatan nuklir selama setahun, Iran berangsur-angsur mengurangi komitmennya dengan dalih kesepakatan itu gagal melindungi kepentingan negaranya.
Baca juga:
Sebelumnya dilansir dari Antara, Presiden Iran Pezeshkian menolak berunding langsung selama tekanan dan ancaman militer AS ke negaranya masih berlanjut. Dia juga telah mengirimkan tanggapan resmi penolakan terhadap surat Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran