Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tawaran Final AS Ditolak Iran, Perundingan di Islamabad Berakhir Buntu

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 12 April 2026
Tawaran Final AS Ditolak Iran, Perundingan di Islamabad Berakhir Buntu

Wapres Amerika Serikat JD Vance.(foto: Instagram @vp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah (Tengah) tampaknya masih akan berlangsung lama. Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, akhirnya berujung buntu.

“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan," kata Wakil Presiden (Wapres) AS, J.D. Vance, dalam keterangan pers kepada media, dikutip Antara, Minggu (12/4)

Namun, Vance menegaskan kebuntuan dalam perundingan damai itu justru akan lebih merugikan Iran. “Kabar yang jauh lebih buruk bagi Iran dibandingkan bagi Amerika Serikat,” imbuhnya.

Baca juga:

Perundingan Iran-AS Panas di Islamabad, Izin Kapal Perang di Selat Hormuz Jadi Pemicu

AS Klaim Sudah Tawarkan Kompromi Fleksibel

Vance yang memimpin delegasi AS dalam pembicaraan tersebut menyatakan telah menunjukkan fleksibilitas selama proses negosiasi. Menurutnya Washington telah menyampaikan secara jelas batasan serta ruang kompromi yang dapat diterima.

“Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa saja garis merah kami, hal-hal yang dapat kami akomodasi dan yang tidak dapat kami akomodasi,” ujarnya.

Namun, lanjut Vance, Iran memilih untuk tidak menerima syarat yang diajukan AS dalam perundingan. “Mereka telah memilih untuk tidak menerima syarat kami,” tegasnya.

Baca juga:

Wapres AS JD Vance Bertolak ke Islamabad, Peringatkan Iran untuk tak Main-Main dalam Perundingan

Isu Nuklir Jadi Titik Krusial

Wapres Vance mengungkan poin utama dalam negosiasi adalah komitmen Iran terkait pengembangan senjata nuklir. AS menilai belum ada jaminan kuat dari Teheran untuk menghentikan program tersebut dalam jangka panjang.

“Pertanyaannya sederhana, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir… Kami belum melihatnya,” ungkap Vance, dilansir Antara.

Vance juga menegaskan proposal yang diajukan AS merupakan tawaran final. Namun, AS masih berharap Iran dapat berubah sikap di masa mendatang

“Kami meninggalkan tempat ini dengan usulan yang sangat sederhana, sebuah metode pemahaman yang merupakan tawaran final dan terbaik kami,” tandas orang nomor dua di negeri Paman Sam itu.

Baca juga:

Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU

Ketegangan Geopolitik Timur Tengah Masih Berlanjut

Kebuntuan dalam perundingan ini menunjukkan bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih jauh dari penyelesaian. Isu nuklir dan keamanan regional tetap menjadi sumber utama perbedaan kedua negara.

Situasi ini juga berpotensi berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah serta dinamika geopolitik global, terutama di tengah meningkatnya ketegangan di berbagai wilayah strategis dunia. (*)

#Iran #Konflik Timur Tengah #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Trump mungkin akan menangguhkan serangan dan kembali berunding dengan Iran jika ada "kemajuan langsung pada upaya diplomasi".
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Indonesia
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (30/7) dini hari waktu Teheran.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Dunia
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Serangan itu, dikabarkan yang menghancurkan tiga jet tempur F-35 milik Amerika Serikat dan merusak parah tiga lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Dunia
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan tersebut, dan menegaskan tekad kerajaan “untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Indonesia
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Amerika Serikat akan memberlakukan tarif baru hingga 12,5% terhadap barang dari 60 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Bagikan