Tas Raksasa Pecahkan Rekor Muri, Kebayang Cara Bawanya?

Rina GarminaRina Garmina - Senin, 13 November 2017
Tas Raksasa Pecahkan Rekor Muri, Kebayang Cara Bawanya?

Tas raksasa. (Foto: ANTARA/Rahmad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK cara membawa tas. Dijinjing di tangan, digendong di punggung atau diselempangkan di bahu. Tapi, ada syaratnya. Ukuran tasnya gak ngalahin besar bodi Anda!

Trus, gimana kalau tasnya lebih besar daripada badan Anda? Emangnya ada? Ternyata tas raksasa ini ada, lo. Pemiliknya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe. Tas bermotif Aceh ini bahkan berhasil memecahkan rekor tas motif tradisional terbesar Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Pembuatan tas cokelat dengan panjang 3,25 meter, tinggi 1,5 meter dan lebar 1,4 meter itu menghabiskan 27 meter kain Prada, 25 meter kain lapis kawat, kain krah 6,5 meter, 36 gulung benang ekstra, 10 gulung rakit dan dua gulung perekat.

Manajer Muri, Andre Purwandono, menyebutkan tas berukuran besar itu dinilai superlatif bukan cuma karena ukurannya di atas rata-rata ukuran tas. Motifnya juga unik!

"Selain besar, tas ini juga menarik karena memiliki motif tradisional daerah. Lain daripada yang lain," ujar Andre seperti dikutip dari ANTARA.

Dengan ukurannya yang sebesar itu dan dimiliki Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, tas raksasa itu jelas bukan untuk dipakai. Lagipula, memangnya ada orang yang mau repot membawa tas yang lebih besar daripada ukuran tubuhnya? (*)

Baca juga artikel 4 Cara Nabung 'Jadul' ini Bakal Bikin Ngakak Ngebayanginnya.

#Tas #Bank Indonesia #Tas Raksasa
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Keponakan Prabowo Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia
Presiden Prabowo Subianto mengajukan Thomas Djiwandono, keponakannya, sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia pengganti Juda Agung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Keponakan Prabowo Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia
Indonesia
Ternyata Penempatan Duit Rp 200 Triliun ke Himbara Tidak Signifikan Turunkan Bunga Kredit
Perbankan pada umumnya bekerja berdasarkan rencana bisnis bank (RBB) dan pipeline penyaluran kredit yang sudah disiapkan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Desember 2025
Ternyata Penempatan Duit Rp 200 Triliun ke Himbara Tidak Signifikan Turunkan Bunga Kredit
Indonesia
Cadangan Devisa Indonesia Cukup Buat 6 Bulan Ekspor
Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Desember 2025
Cadangan Devisa Indonesia Cukup Buat 6 Bulan Ekspor
Indonesia
Warga Makin Mudah Lakukan Pembayaran Digital, Transfer Capai Rp 25 Kuadriliun
Transaksi tersebut dengan volume mencapai 9,61 miliar transaksi sejak pertama kali diluncurkan pada Desember 2021 hingga September 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Warga Makin Mudah Lakukan Pembayaran Digital, Transfer Capai Rp 25 Kuadriliun
Indonesia
Target RUU Redenominasi Rupiah Rampung 2027, BI Tegaskan Butuh Persiapan Matang
Redenominasi rupiah merupakan penyederhanaan jumlah digit pada pecahan rupiah tanpa mengurangi daya beli atau nilai tukar terhadap barang dan jasa.
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Target RUU Redenominasi Rupiah Rampung 2027, BI Tegaskan Butuh Persiapan Matang
Indonesia
Surat Utang Global Bikin Cadangan Devisa Meningkat
Bank Indonesia menilai cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 November 2025
Surat Utang Global Bikin Cadangan Devisa Meningkat
Indonesia
Banyak yang Belum Tahu, Ingat Transaksi QRIS di Bawah Rp 500 Ribu Gratis Biaya Admin
Kebijakan ini berlaku sejak Desember 2024. Sebelum aturan ini berlaku, pedagang dikenakan biaya Merchant Discount Rate (MDR) sebesar 0,3 persen untuk transaksi di atas Rp 100 ribu.
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Banyak yang Belum Tahu, Ingat Transaksi QRIS di Bawah Rp 500 Ribu Gratis Biaya Admin
Indonesia
Ekspor Dinilai Bagus, Tapi Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5,5 Persen
Kebijakan makro prudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 November 2025
Ekspor Dinilai Bagus, Tapi Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5,5 Persen
Indonesia
Legislator NasDem Rajiv Mangkir dari Panggilan KPK, Pemeriksaan Bakal Dijadwalkan Ulang
Anggota DPR RI dari fraksi NasDem, Rajiv, mangkir dari panggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia dan OJK.
Soffi Amira - Selasa, 28 Oktober 2025
Legislator NasDem Rajiv Mangkir dari Panggilan KPK, Pemeriksaan Bakal Dijadwalkan Ulang
Indonesia
Ramai Bantahan Jumlah Dana Pemda Mengendap, Menkeu Purbaya Lempar Tanggung Jawab ke BI
koordinasi terkait data simpanan pemda di bank merupakan kewenangan BI sebagai bank sentral.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Oktober 2025
Ramai Bantahan Jumlah Dana Pemda Mengendap, Menkeu Purbaya Lempar Tanggung Jawab ke BI
Bagikan