Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik Jadi Rp1.498 Triliun

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 27 Oktober 2016
Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik Jadi Rp1.498 Triliun

Ilustrasi (foto Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Pendapatan negara masih akan bertumpu pada penerimaan perpajakan yakni sebesar 85,6 persen dari total pendapatan negara. Pemerintah menargetkan penerimaan pajak pada 2017 meningkat 15 persen menjadi Rp1.498 triliun.

Penerimaan pajak tersebut masih realistis. Pemerintah dan DPR menyepakati penerimanaan pajak tahun depan tumbuh 13-15 persen dari outlook realisasinya dalam APBNP tahun 2016.

"Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari minyak gas bumi dalam APBN tahun 2017 juga dioptimalkan. Sedangkan peran PNBP yang bersumber dari penerimaan Kementerian Negara/Lembaga (PNBP K/L) diupayakan terus meningkat, melalui langkah intensifikasi dan ekstensifikasi," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (27/10).

Sri Mulyani menambahkan perbaikan tax based dan tax complient dengan momentum Tax Amnesty. Kemudian perbaikan regulasi perpajakan.

"Untuk cukai, seperti barang konsumsi tentang kebijakan tarif dan penegakan hukum akan kami prioritaskan untuk mencegah negatif eksternality dan penerimaan bea cukai," tuturnya.

Sri Mulyani menjelaskan kondisi perekonomian Indonesia masih sangat lemah sebagai dampak ekonomi global. Kendati demikian, negara-negara berkembang akan cenderung memproteksi dari tekanan geopolitik dan geo ekonomi.

"Kami prediksi ekspor dan impor masih akan lemah karena kondisi pasar global masih sangat lemah dan kecenderungan negara-negara melakukan proteksi karena ada tekanan geopolitik dan geo ekonomi," ungkapnya.

Sri Mulyani melihat tren PNBP akan meningkat Rp250 triliun pada 2017, yang bersumber dari sektor migas yang lifting-nya meningkat jadi 815 ribu barel per hari dan ICP (harga minyak mentah) yang relatif membaik dibandingkan dengan 2016. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Realisasi Investasi Asing Ditargetkan Rp386 Triliun
  2. Proporsi Rencana Investasi PMA Diproyesikan Rp1.087 Triliun
  3. BKPM: Masalah Pengupahan Harus Segera Diselesaikan
  4. BKPM Siapkan Pusat Logistik untuk Sentra Industri
  5. BKPM Percepat Proses Importasi bagi Perusahaan Tahap Konstruksi

#Pajak #Menteri Keuangan #Sri Mulyani Indrawati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Saat ini juga tengah dibahas untuk pembuatan program tambahan untuk KPR bersubsidi bagi masyarakat dengan penghasilan tetap sekitar Rp 17 juta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Indonesia
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Pemerintah memberlakukan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) atas transaksi digital lintas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Indonesia
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Sejumlah target penerima insentif perpajakan di antaranya termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor bidang usaha seperti manufaktur, pertanian, perdagangan, hingga konstruksi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Indonesia
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Penyelesaian dilakukan pada Agustus 2026 dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia (BI).
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Indonesia
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Suaminya masih sering tertawa terkadang melamun dan masih menyimpan kekecewaan serta kesedihan
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Indonesia
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Realisasi belanja pemerintah pusat hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.791,5 triliun, tumbuh 29 persen. Belanja K/L tumbuh 33 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Indonesia
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Kementerian Komdigi menegaskan kepada PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat pemberitahuan untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Indonesia
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Momentum pergantian Menkeu harus dimanfaatkan untuk memperkuat kredibilitas fiskal sekaligus menjaga stabilitas pasar keuangan dan keyakinan investor.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Indonesia
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Muhammad Qodari optimistis Suahasil Nazara mampu menjaga perekonomian Indonesia tetap tumbuh sekaligus stabil.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Bagikan