Tanggapi Kebijakan Tarif Trump, Korea Selatan Perpanjang Dukungan Likuiditas

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 09 April 2025
 Tanggapi Kebijakan Tarif Trump, Korea Selatan Perpanjang Dukungan Likuiditas

Presiden terpilih AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - REGULATOR keuangan Korea meminta bank-bank lokal, Senin (7/4), untuk berperan aktif dalam menyediakan dana bagi perusahaan yang menghadapi kesulitan akibat tarif besar yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump.

Seperti dilansir The Korea Times, Kepala Komisi Layanan Keuangan Korea Selatan (FSC) Kim Byoung-hwan menyampaikan seruan tersebut dalam sebuah pertemuan dengan para kepala lima grup holding keuangan terbesar, yaitu KB, Shinhan, Hana, Woori, dan NH Nonghyup.

"Tarif timbal balik dari Amerika Serikat diperkirakan tidak hanya akan berdampak langsung pada eksportir, tetapi juga menyebabkan kesulitan bagi perusahaan mitra mereka," kata Byoung-hwan. Oleh karena itu, menurutnya, bank-bank perlu memantau kondisi pasar dan dampaknya terhadap bisnis secara cermat, serta memastikan dana dan dukungan lainnya diberikan tepat waktu.

Trump berjanji memberlakukan tarif ‘timbal balik’ pada impor dari sebagian besar negara di dunia, termasuk tarif sebesar 25 persen pada barang-barang Korea, yang dijadwalkan mulai berlaku pada Rabu (waktu AS). Trump juga telah menerapkan tarif baseline sebesar 10 persen pada impor asing mulai Sabtu. Skema itu dikhawatirkan akan memicu perang dagang global dan berpotensi menyebabkan resesi ekonomi.

Baca juga:

Kebakaran Hutan kembali Berkobar di Wilayah Tenggara Korea Selatan, Korban Tewas Bertambah Jadi 30



Pemerintah Korea sedang berusaha keras merancang langkah-langkah penanggulangan di tengah kekhawatiran yang berkembang tentang dampak kebijakan tarif ini terhadap ekonomi yang bergantung pada ekspor.

"Ketidakpastian meningkat di seluruh ekonomi domestik, industri, dan pasar keuangan akibat kebijakan tarif ini. Perusahaan-perusahaan holding keuangan dan lembaga keuangan harus memimpin dalam menstabilkan pasar dan berperan lebih aktif dalam memberikan dukungan keuangan kepada bisnis dan sektor lainnya," katanya.

Regulator akan melakukan segala upaya untuk melaksanakan langkah-langkah stabilisasi pasar senilai 100 triliun won (sekitar Rp 1.360 triliun) untuk meminimalkan volatilitas pasar. FSC telah meluncurkan sistem pemantauan 24 jam untuk mendeteksi dan merespons volatilitas pasar, dengan janji untuk turun tangan jika diperlukan guna meminimalkan gangguan.(dwi)

Baca juga:

8 Hal Yang Bikin Pemerintah Percaya Diri Hadapi Perang Tarif AS

#Ekonomi #Korea Selatan #Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan hilirisasi dan industrialisasi menjadi kunci Indonesia menuju kekuatan ekonomi dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Dewan Ekonomi Nasional menilai ekonomi Indonesia tetap solid dan jauh dari krisis. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen dan inflasi tercatat 3,08 persen pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Indonesia
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Pemerintah bertumpu pada penguatan peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna menarik minat para pemodal internasional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Indonesia
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin (8/6) pagi dibuka melemah 71 poin atau 0,39 persen ke level Rp 18.107 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 18.036.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Indonesia
Bank Jakarta Ingin Jadi Financial Operating System, Hubungkan Warga, UMKM, dan Investor
Dirut Bank Jakarta memaparkan empat strategi utama untuk membangun ekosistem keuangan kota, mulai dari inklusi keuangan, UMKM, perumahan hingga investasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Bank Jakarta Ingin Jadi Financial Operating System, Hubungkan Warga, UMKM, dan Investor
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Mensesneg Tegaskan Purbaya Tetap Menjabat Menkeu, Belum Ada Rencana Reshuffle
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan Purbaya Yudhi Sadewa tetap menjabat Menteri Keuangan. Istana juga membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Mensesneg Tegaskan Purbaya Tetap Menjabat Menkeu, Belum Ada Rencana Reshuffle
Bagikan