Tanggapi Kebijakan Menteri Susi, Syahrul Yasin Limpo: Tolong Pahami Nelayan

Eddy FloEddy Flo - Senin, 07 Agustus 2017
Tanggapi Kebijakan Menteri Susi, Syahrul Yasin Limpo: Tolong Pahami Nelayan

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (ketiga kiri) (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) ingin Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti memaklumi kondisi nelayan di daerah itu yang jumlahnya begitu banyak.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan itu merespon tanggapan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti atas keluhan dirinya soal kebijakan larangan menangkap ikan dalam jarak 0-4 mil dari bibir pantai.

"Kebijakan pelarangan Susi (Pudjiastuti) benar dalam pendekatan ideal, tapi dia juga harus maklumi saya sebagai gubernur yang sekarang merawat dan membina nelayan pantai yang begitu banyak," ujarnya di Makassar, Senin (7/8).

Gubernur Sulsel dua periode itu sebelumnya mengajukan keluhan terhadap kebijakan larangan menangkap ikan dalam jarak 0-4 mil yang dibuat Menteri Kelautan dan Perikanan RI kepada Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

SYL menjelaskan, nelayan di Sulsel itu tidak semua memiliki perahu atau kapal berkapasitas mesin yang bisa berlayar di atas 4 mil.

Namun demikian, dirinya juga mengakui hal itu hanya persoalan perbedaan pendapat saja. Syahrul hanya ingin mempertemukan antara pikiran ideal Susi dengan kondisi lapangan yang ada.

"Kita tentu terapkan apa yang menjadi aturan negara. Tidak boleh dilanggar. Tapi menurut saya tetap ada komponen yang harus diperhatikan dalam mengolah kepentingan rakyat. Rakyat dimana mau dapat makan kalau tiba-tiba tidak boleh melaut dua mil sementara kita belum siapkan mesin yang lebih besar," ungkapnya.

Dalam kesmepatan tersebut, SYL sekaligus membantah jika dirinya meminta hasil laut sebesar 500 ton ke atas melaikan hanya meminta dibawah 300 ton.

"Kan begini, saya buat program namanya Mothership (kapal induk) yang menarik 40 perahu nelayan. Kita sudah bagikan GPS bekerjsama dengan LAPAN di Parepare dengan waktu melaut tiga minggu. Ikan cakalang, ikan tongkol yang didapat akan dibeli oleh kapal induk. Tiba-tiba menteri keluarkan aturan tidak boleh ada penjualan di laut," tambahnya.

Menteri kelautan dan perikanan, Susi Pudjiastuti di acara salah satu televisi swasta mengaku jika kapal di Indonesia itu ada 650.000. Sementera kapal yang di atas kapasitas 100 GT (grosstonage) sekitar 15 ribuan unit dan jauh berbeda. Pihak-pihak yang memiliki kapal di atas kapasitas 100 GT bukan nelayan, melainkan pengusaha kapal.(*)

Sumber: ANTARA

#Syahrul Yasin Limpo #Menteri Susi #Susi Pudjiastuti #Sulawesi Selatan #Nelayan Tradisional #Kesejahteraan Nelayan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Kepulauan Selayar setelah mengalami mati mesin. Basarnas menyebut 70 orang berada di kapal dan 24 penumpang masih dalam pencarian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Indonesia
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
KM Nurul Salsa karam di perairan Selayar. Awalnya disebut 50 penumpang, ternyata 70 orang. 41 selamat, 24 masih hilang. Basarnas dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
Indonesia
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel
Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel
Indonesia
Mantan Menteri Susi Dukung Ekspor SDA Dilakukan BUMN, Tambah Penerimaan Negara
Ia menyoroti masih maraknya praktik under-invoicing, transfer pricing hingga transaksi ekspor yang tidak tercatat secara optimal sehingga berdampak pada berkurangnya penerimaan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Mantan Menteri Susi Dukung Ekspor SDA Dilakukan BUMN, Tambah Penerimaan Negara
Indonesia
Susi Pudjiastuti 'Ratu Laut Kidul' Ditunjuk Gubernur Dedi Jadi Komisari BJB
Dedi mengungkapkan, Susi yang disebutnya merupakan Ratu Laut Kidul, asalnya menolak untuk bergabung ke BJB namun dirinya berhasil meyakinkan pengusaha itu untuk terlibat di BJB.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Susi Pudjiastuti 'Ratu Laut Kidul' Ditunjuk Gubernur Dedi Jadi Komisari BJB
Indonesia
Menteri Trenggono Janjikan 100 Kampung Nelayan Sudah Rampung di Mei 2026
Pemerintah mempercepat pembangunan KNMP sebagai bagian dari penguatan ekonomi pesisir nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
Menteri Trenggono Janjikan 100 Kampung Nelayan Sudah Rampung di Mei 2026
Indonesia
Kampung Nelayan Ciptakan Banyak Lapangan Kerja: Dari 2 Menjadi 12 Jenis Pekerjaan
Program KNMP yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terbukti mampu memperluas jenis pekerjaan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Kampung Nelayan Ciptakan Banyak Lapangan Kerja: Dari 2 Menjadi 12 Jenis Pekerjaan
Indonesia
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Program tersebut dinilai akan memperkuat sektor riil sekaligus meningkatkan ketahanan pangan berbasis kelautan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Susi Pudjiastuti, Mahfud MD, dan Ahok Jadi Pimpinan KPK
Dari tiga nama tersebut, Susi Pudjiastuti disebut akan menjadi Ketua KPK.
Frengky Aruan - Senin, 30 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Susi Pudjiastuti, Mahfud MD, dan Ahok Jadi Pimpinan KPK
Indonesia
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung terkendala kondisi korban. DVI Polda Sulsel prioritaskan ketepatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Bagikan