Tanggapan Analis Politik Tentang Sengkarut Pidato Grace Natalie
Analis politik The Indonesian Institute (TII), Fadel Basrianto. (Instagram/@fbasrianto)
MerahPutih.com - Analis politik The Indonesian Institute (TII), Fadel Basrianto menilai pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie yang menyinggung keterlibatan aktif PDIP dan Golkar dalam rancangan perda syariah, sah secara politik.
"Menurut saya, pidato Grace Natalie itu sah-sah saja secara politik," kata Fadel seperti dilansir Antara, Rabu (13/3).
Sebelumnya, Grace Natalie mempertanyakan keterlibatan aktif PDIP dan Golkar sebagai partai nasionalis, dalam merancang, mengesahkan, dan menerapkan 58 Perda Syariah di Indonesia.
Fadel mengatakan pernyataan Grace wajar dalam konteks kepentingan pemilu legislatif guna memeroleh suara sebanyak mungkin.
"Konteks koalisi hanya berlaku untuk pilpres semata. Untuk kepentingan pileg, antar partai saling beradu untuk mendapatkan suara sebanyak mungkin. Tak terkecuali antar partai dalam koalisi itu sendiri," jelas dia.
Fadel menilai, adanya polemik diinternal partai koalisi yang disebabkan oleh pidato Grace Natalie justru mengingatkan publik bahwa pada 17 April 2019 mendatang bangsa Indonesia tidak hanya memilih presiden tetapi juga memilih partai melalui caleg-caleg yang diajukan. (*)
Baca Juga: Komentar Golkar Soal Pidato Grace Natalie yang Tuai Polemik
Bagikan
Berita Terkait
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta