Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan Mental

Waspadai Tanda Depresi pada Perempuan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 16 Maret 2022
Waspadai Tanda Depresi pada Perempuan

Jangan abaikan tanda depresi pada perempuan.(Foto: Pexels/cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA pun yang pernah atau sedang memiliki tanda-tanda depresi tahu bahwa itu lebih dari sekadar perasaan sedih yang berkepanjangan. Kesedihan memang bisa menyakitkan, tapi depresi jauh lebih menyakitkan. Hal itu bisa menguras energi melebihi perasaan apa pun. Ketika mengalami depresi, kamu mungkin merasa seperti orang asing bagi semua orang, termasuk bagi dirimu sendiri.

Kesehatan mental memang tidak diskriminatif. Baik laki-laki maupun perempuan mungkin mengalami depresi secara berbeda. Namun, pada perempuan, episode depresi mungkin lebih kompleks. Tanda-tandanya pun lebih beragam. Apa pun penyebabnya, kamu perlu mewaspadai tanda-tanda depresi. Sinyal depresi pada perempuan yang sebaiknya tidak diabaikan.

BACA JUGA:

Warna Ingus Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu

1. Energi rendah

energi
Energi terkuras.(Foto: Pexels/Liza Summer)

Depresi bisa sangat melelahkan. Saat seorang perempuan mengalami depresi, mereka mudah merasa lelah, bahkan setelah tidur semalaman. Hal itu tidak mengherankan mengingat depresi adalah stres dan stres menguras energi.


2. Tidur yang tidak sehat

tidur
Pola tidur berantakan. (Foto: Pexels/cottonbro)

Depresi mungkin membuat seseorang begadang semalaman atau justru membuat mereka menghabiskan seluruh hari mereka di tempat tidur. Tanda depresi pada perempuan ialah ketidakkonsistenan. Pola tidur yang tidak sehat ini dapat mendatangkan malapetaka lebih lanjut pada pikiran mereka.


3. Gangguan makan

gangguan makan
Mengalami gangguan makan. (Foto: Pexels/cottonbro)

Sama seperti pola tidur, kebiasaan makan bisa berubah saat mengalami depresi. Beberapa dari mereka makan lebih banyak untuk mengisi kekosongan, sedangkan yang lain tidak memiliki selera untuk dibicarakan. Depresi pada perempuan dapat menyebabkan kebiasaan makan menjadi sangat tidak konsisten dan tidak sehat.

BACA JUGA:

Batman, Riddler, dan Gangguan Kepribadian Ambang

4. Keputusasaan

putus asa
Merenungkan hal-hal di luar kendali. (Foto: Pexels/Kat Smith)

Merasa putus asa tentang masa lalu, sekarang, dan masa depan merupakan tanda depresi yang jelas pada perempuan. Ketika seseorang mengalami depresi, mereka merenungkan hal-hal yang berada di luar kendali mereka. Mereka mencoba untuk tidak memikirkan depresinya, tetapi itu hanya dapat membawa mereka kembali ke pikiran itu.


5. Masalah fokus

fokus
Sulit berkonsentrasi (Foto: Pexels/Mikhail Nilov)

Apakah kamu mendapati diri melamun dalam percakapan, tidak dapat mengingat apa yang dikatakan orang lain semenit yang lalu? Jika iya, itu bisa jadi tanda depresi.

Depresi dapat membuat konsentrasi menjadi sangat sulit. Seseorang mungkin ingin mengalihkan diri dari hal-hal negatif, tetapi itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.(avia)

#Kesehatan Mental #Depresi #Depresi Ringan #Gangguan Psikologis #Psikolog #Psikologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Lifestyle
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
Dari 80 persen pemicu masalah kesehatan jiwa pekerja berasal dari kondisi kerja itu sendiri, mulai dari tuntutan pekerjaan yang tidak realistis,
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Bagikan