Kesehatan Mental

Batman, Riddler, dan Gangguan Kepribadian Ambang

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 15 Maret 2022
Batman, Riddler, dan Gangguan Kepribadian Ambang

Karakter Riddler yang diperankan Paul Dano tidak terlalu kacau tetapi lebih menghancurkan. (Foto: Comics Unearthed)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DISKUSI mengenai gangguan psikologis kerap menyusul usai penayangan film-film yang menampilkan musuh pahlawan super yang memiliki tampilan dan karakter ekstrim. Menyusul The Batman, diskusi pun fokus pada Riddler yang ditampilkan beda dari biasanya. Tokoh tersebut dikatakan memiliki gangguan kepribadian ambang. Benarkah demikian atau malah Batman yang memilikinya?

Profesor di Henderson State University Travis Langley, Ph.D menulis tentang hal ini dalam artikelnya di Psychology Today (13/3), "Satu hal yang saya perhatikan adalah bahwa Riddler biasanya digambarkan sebagai salah satu musuh Batman yang paling narsis. Namun, dalam versi karakter dalam film Batman Forever, ia tampaknya lebih dekat dengan gangguan kepribadian ambang."

Baca Juga:

'The Batman' Masih Menduduki Puncak Box Office AS

film
Riddler biasanya digambarkan sebagai salah satu musuh Batman yang paling narsis. (Foto: Batman Wiki Fandom)

Penulis buku Batman and Psychology: A Dark and Stormy Knight itu mengatakan, karakter psikolog film 1995 menunjukkan bahwa Riddler mungkin cocok dengan diagnosis fiksi, meskipun belum ada dalam manual diagnostik DSM-IV pada saat itu. "Karakter itu memang menggambarkan beberapa aspek gangguan kepribadian ambang," dia menambahkan.

Sebelumnya, Langley pernah menulis bahwa Riddler dalam Batman Forever tampaknya memiliki gangguan kepribadian ambang, identitas yang tidak stabil dan tidak lengkap yang ditandai dengan kekacauan dalam pikiran, suasana hati, tindakan, dan konsep diri seseorang.

"Gejala spesifik Edward [si Riddler] termasuk membelah diri, mengkategorikan orang dalam positif dan ekstrem negatif, beralih tiba-tiba antara mengidealkan dan menjelekkan individu yang sama seperti yang ditunjukkan oleh pandangannya yang bimbang terhadap Bruce Wayne," ujarnya.

Dia menambahkan, "Edward awalnya mengesankan Bruce dengan ide-ide inventifnya, hanya untuk menekan terlalu keras dan menghancurkan kesempatannya untuk membuat multijutawan itu mau mendanai penelitiannya. Pemujaan pahlawan berubah menjadi obsesi berbahaya. Eddie menguntit Bruce, secara anonim meninggalkan teka-teki dengan nada menyeramkan."

Sampai taraf tertentu, deskripsi ini mungkin juga cocok dengan inkarnasi karakter yang diperankan oleh Paul Dano, tidak terlalu kacau tetapi lebih menghancurkan, dalam film blockbuster bulan ini The Batman.

Riddler dalam Batman Forever, Edward Nygma, mengidolakan Bruce Wayne. Kemudian Riddler dalam The Batman, Edward Nashton, juga mengidolakan Batman. Setiap Edward membayangkan bahwa hubungan yang dia rasakan dengan Bruce/Batman harus timbal balik.

Baca Juga:

Film-Film Klasik Jadi Inspirasi dan Referensi Sutradara 'The Adam Project'

film
Dalam 'The Batman', hidup pahlawan super itu jauh dari memuaskan, dan identitasnya sendiri tidak tampak utuh. (Foto: Slash Film)

Dia berfantasi bahwa mereka akan cocok dengan baik, terikat, dan menjadi teman. Ketika mereka akhirnya bertemu, hanya untuk menemukan bahwa idolanya menolak dia dan rencana besarnya. Kecewa, kesal karena pertemuan itu tidak memenuhi harapan, Edward mengamuk. Jika mereka tidak bisa menjadi teman, mereka akan menjadi musuh.

Apakah kepribadian tersebut ada yang cocok dengan Batman sendiri? Bruce Wayne dari Batman Forever (diperankan oleh Val Kilmer) mungkin menjadi pribadi yang utuh, dapat menyesuaikan diri dengan baik dan memegang kendali. Karena ia mengatur tindakan penyeimbang untuk mempertahankan kehidupan sebagai Bruce Wayne dan aktivitas malam hari sebagai Batman.

Namun, dalam The Batman, hidup pahlawan super itu jauh dari memuaskan, dan identitasnya sendiri tidak tampak utuh. Sebagai Bruce Wayne, dia hampir tidak ada. Dia mengabaikan batasan publik sama sekali, kadang-kadang merugikan dirinya sendiri, dan sampai gagal mempertahankan bisnis warisan yang mendanai misinya.

Sepanjang film 2022, Riddler, Catwoman, dan lainnya akan memaksa Bruce untuk menyadari keistimewaannya dan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar di bidang kehidupan lainnya. Sementara Riddler dan Batman keduanya memiliki kehidupan yang tidak lengkap dan menunjukkan sedikit kepedulian terhadap siapa mereka sebagai Edward dan Bruce, pahlawan eponymous film setidaknya tampaknya menunjukkan bahwa ia dapat belajar untuk memperluas peran hidupnya.

Dia mengingatkan, untuk selalu waspada ketika membahas topik psikologis yang mungkin kurang dipahami publik. "Meskipun menggunakan karakter fiksi sebagai contoh untuk menjelaskan sifat manusia yang sebenarnya membuat kita terhindar dari kerumitan membahas manusia yang hidup dan bernapas, wacana publik apa pun tentang gangguan mental atau gangguan kepribadian tertentu tetap menimbulkan masalah yang menyentuh kehidupan manusia yang hidup dan bernapas," demikian Langley. (aru)

Baca Juga:

Benedict Cumberbatch Memprediksi Kesuksesan 'Doctor Strange in the Multiverse of Madness'

#Film #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
Azman mengatakan ia mengusulkan peningkatan koreografi agar adegan pertarungan dalam film tersebut terasa lebih menegangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
ShowBiz
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
Meriahkan Halloween 2026 dengan 5 film horor Barat, dari The Exorcist dan The Shining hingga Hereditary, yang menawarkan teror dan cerita mencekam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
ShowBiz
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
Azman bergabung saat tim produksi masih membutuhkan pemeran utama.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
ShowBiz
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
Popularitas anime Jepang di pasar global belum menghapus persoalan kesenjangan upah pekerja, keterbatasan pendanaan, dan tantangan film animasi orisinal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
ShowBiz
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
Sekuel film horor Crawl dijadwalkan tayang 16 Juli 2027. Alexandre Aja kembali menyutradarai dengan lima aktor baru dan teror buaya yang masih dirahasiakan.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Oktober 2026
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
ShowBiz
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
Film sejarah yang berlatar era Perang Malaya pada 1948 ini mengeksplorasi konflik setelah Perang Dunia II melalui sudut pandang penderitaan rakyat dan mantan prajurit.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
ShowBiz
Vino G. Bastian Berjuang Selamatkan Anak dalam Film Drama Terbaru 'Gasigogi'
Vino G. Bastian, Pevita Pearce, dan Faradina Mufti membintangi 'Gasigogi', film drama garapan Lee Hwan-kyung tentang perjuangan ayah menyelamatkan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Vino G. Bastian Berjuang Selamatkan Anak dalam Film Drama Terbaru 'Gasigogi'
ShowBiz
Jenna Ortega Dirumorkan Jadi Raven di DC Universe, Berawal dari Popularitas Wednesday
Jenna Ortega dirumorkan cocok memerankan Raven di DC Universe. Simak asal mula spekulasi penggemar, kaitannya dengan Wednesday, dan status kabarnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Jenna Ortega Dirumorkan Jadi Raven di DC Universe, Berawal dari Popularitas Wednesday
ShowBiz
Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya Bertemu di 'Secrets', Film Thriller Terbaru Netflix
Netflix merilis teaser Secrets, thriller psikologis Ravi Bharwani yang dibintangi Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya, tayang global 3 Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya Bertemu di 'Secrets', Film Thriller Terbaru Netflix
ShowBiz
Film Horor DC Clayface Bikin Kejutan di Box Office, Pendapatan Awal Tembus Rp 187 Miliar!
Film horor DC Clayface meraup US$10,4 juta atau Rp187 miliar pada penayangan awal dan membidik Rp451 miliar pada akhir pekan pembukaan.
Frengky Aruan - Senin, 26 Oktober 2026
Film Horor DC Clayface Bikin Kejutan di Box Office, Pendapatan Awal Tembus Rp 187 Miliar!
Bagikan