Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung, Minta Keterbukaan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung, Minta Keterbukaan

Taman Safari Indonesia.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Taman Safari Indonesia bakal berpartisipasi dalam proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung, yang saat ini tengah menjadi polemik.

Keikutsertaan Taman Safari Indonesia, sebagai bagian dari komitmen untuk keberlangsungan fungsi konservasi, kesejahteraan satwa, serta tata kelola lembaga konservasi yang profesional dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk keseriusan dalam proses tersebut, TSI telah mengikuti tahapan awal yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandung, termasuk berpartisipasi dalam forum Market Sounding.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Bandung menyampaikan rencana tindak lanjut proses pengelolaan.

Baca juga:

Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi

Namun hingga saat ini, TSI masih menunggu kejelasan resmi mengenai tahapan berikutnya. Sejalan dengan prinsip good corporate governance, TSI berharap proses tersebut dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang setara bagi pihak-pihak yang memiliki kapasitas serta komitmen terhadap pengelolaan lembaga konservasi secara profesional dan berkelanjutan.

“Bagi kami pengelolaan lembaga konservasi bukan semata persoalan operasional, tetapi juga amanah jangka
panjang yang berkaitan dengan kesejahteraan satwa, aspek edukasi publik, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan institusi. Karena itu, proses pengelolaan harus dilakukan secara prudent, terukur, dan mengedepankan kepentingan konservasi," ujar Direktur Utama Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau.

Sebagai lembaga konservasi, TSI memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh satwa tersebut memperoleh standar perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan yang sesuai dengan prinsip animal welfare serta ketentuan konservasi yang berlaku.

Tanggung jawab tersebut, kata ia. bukan semata kewajiban operasional, melainkan kepercayaan yang harus dijaga secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.

“Fokus utama kami adalah memastikan bahwa seluruh keputusan yang diambil tetap menempatkan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama, dengan tetap menghormati proses, kewenangan regulator, dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.


TSI memandang Kebun Binatang Bandung memiliki potensi strategis untuk berkembang menjadi lembaga konservasi modern berstandar internasional, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan kedekatannya dengan masyarakat Kota Bandung.


"Kepastian proses pengelolaan menjadi hal yang penting, mengingat saat ini terdapat sejumlah satwa yang dipercayakan negara kepada Taman Safari Indonesia," katanya.

#Kebun Binatang #Taman Safari Bogor #Taman Safari Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung, Minta Keterbukaan
TSI memandang Kebun Binatang Bandung memiliki potensi strategis untuk berkembang menjadi lembaga konservasi modern
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung, Minta Keterbukaan
Indonesia
Kemenhut Cabut Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo, Koleksi Satwa Diambil Alih Negara
Kemenhut mencabut izin YMT pengelola Kebun Binatang Bandung. Pemerintah pusat dan daerah ambil alih pengelolaan hingga ditetapkan pengelola baru.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Kemenhut Cabut Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo, Koleksi Satwa Diambil Alih Negara
Indonesia
Rio si Bayi Panda Raksasa Lahir di TSI, Bukti Kesuksesan Upaya Konservasi
Bayi panda raksasa itu lahir pada 27 November 2025 di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Rio si Bayi Panda Raksasa Lahir di TSI, Bukti Kesuksesan Upaya Konservasi
Indonesia
Night at the Ragunan Zoo: Pengunjung Bakal Diajak ke Area Satwa Nokturnal, Lihat Harimau Hingga Kuda Nil di Bawah Sinar Rembulan
Dalam program malam ini, pengunjung akan diajak berkeliling ke beberapa area satwa nokturnal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Oktober 2025
Night at the Ragunan Zoo: Pengunjung Bakal Diajak ke Area Satwa Nokturnal, Lihat Harimau Hingga Kuda Nil di Bawah Sinar Rembulan
Indonesia
Ragunan Buka Sampai Malam Hari Mulai 11 Oktober, Ada 2 Paket yang Bisa Dinikmati
Taman Margasatwa Ragunan akan buka sampai malam hari mulai Sabtu (11/10). Ada dua paket yang ditawarkan untuk para pengunjung.
Soffi Amira - Kamis, 09 Oktober 2025
Ragunan Buka Sampai Malam Hari Mulai 11 Oktober, Ada 2 Paket yang Bisa Dinikmati
Indonesia
PSI Tolak Rencana Pramono Buka Ragunan hingga Malam Hari, Pertanyakan Kesiapan Fasilitas
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana membuka Ragunan hingga malam hari. Namun, hal itu langsung ditolak keras oleh fraksi PSI DPRD DKI Jakarta.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
PSI Tolak Rencana Pramono Buka Ragunan hingga Malam Hari, Pertanyakan Kesiapan Fasilitas
Indonesia
Konflik Bandung Zoo, Komisi IV DPR Desak Pemerintah Segera Turun Tangan Selamatkan Satwa
Komisi IV DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan satwa di Bandung Zoo. Konflik tersebut mengancam kelangsungan hidup sekitar 700 satwa.
Soffi Amira - Rabu, 13 Agustus 2025
Konflik Bandung Zoo, Komisi IV DPR Desak Pemerintah Segera Turun Tangan Selamatkan Satwa
Dunia
Minta Hewan Peliharaan Dijadikan Pakan Predator, Kebun Binatang di Denmark Autokena Kecam
Meski pihak kebun binatang menyebut hewan yang akan dijadikan pakan terlebih dahulu dieutanasia.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Agustus 2025
Minta Hewan Peliharaan Dijadikan Pakan Predator, Kebun Binatang di Denmark Autokena Kecam
Indonesia
DPR Desak Penyelesaian Kasus Kekerasan Mantan Pemain Sirkus Taman Safari Melalui Keadilan Restoratif
Jika melalui penegakan hukum, kemungkinan besar akan terhambat karena masalah kedaluarsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 27 April 2025
DPR Desak Penyelesaian Kasus Kekerasan Mantan Pemain Sirkus Taman Safari Melalui Keadilan Restoratif
Dunia
Bareskrim Polri Cari Data Laporan Dugaan Eksploitasi Pemain di Oriental Circus Indonesia
Bareskrim telah menyurati fungsi di Polri yang membidangi berkas laporan guna mendapatkan data tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 April 2025
Bareskrim Polri Cari Data Laporan Dugaan Eksploitasi Pemain di Oriental Circus Indonesia
Bagikan