Kemenhut Cabut Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo, Koleksi Satwa Diambil Alih Negara

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Kemenhut Cabut Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo, Koleksi Satwa Diambil Alih Negara

Situasi di Kebun Binatang Bandung terlihat sepi usai penutupan sementara operasional akibat konflik dua manajemen di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7/2025). ANTARA/Rubby Jovan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polemik Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) mulai menemukan titik terang. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akhirnya resmi mencabut izin lembaga konservasi Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) selaku pengelola kebun binatang.

Kemenhut menegaskan pencabutan izin dilakukan agar negara dapat memastikan seluruh satwa tetap terlindungi. Langkah ini juga sebagai upaya penyelamatan satwa sekaligus penataan pengelolaan kawasan konservasi yang menjadi ikon Kota Bandung.

“Negara tidak boleh membiarkan satwa menjadi korban dari persoalan administratif. Pencabutan izin ini kami lakukan untuk memastikan satwa di Kebun Binatang Bandung terlindungi dan tidak terlantar,” kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut, Satyawan Pudiyatmoko, di Bandung, Kamis (5/2).

Baca juga:

Eks Petinggi YMT Sri Devi Tersangka Baru Kasus Akta Palsu Bandung Zoo

Masa Transisi Maksimal 3 Bulan

Selama masa transisi, Kemenhut akan bertanggung jawab terhadap perawatan satwa selama maksimal tiga bulan ke depan hingga ditetapkan pengelola baru yang dinilai profesional serta memenuhi standar kesejahteraan satwa.

“Kebun Binatang Bandung adalah kebanggaan masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung. Satwa yang ada di dalamnya adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” tutur Satyawan, dikutip Antara.

Penanganan masa transisi Bandung Zoo nantinya dilakukan bersama Kemenhut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kehutanan, serta Pemerintah Kota Bandung.

Baca juga:

Duh, 7 Koleksi Hewan Mati Selama Konflik Rebutan Manajemen Bandung Zoo

Kolaborasi Pusat dan Daerah

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan kewenangan terhadap satwa, khususnya satwa dilindungi, berada pada Kemenhut, sementara Pemkot mendukung penuh upaya penyelamatan dan perawatan sesuai standar kesejahteraan.

“Satwa tidak boleh menjadi korban konflik administratif atau kelembagaan. Yang kami lakukan hari ini adalah memastikan mereka aman, dirawat, dan tidak terlantar,” tandasnya.

Data Kemenhut mencatat, Kebun Binatang Bandung saat ini menampung lebih dari 850 ekor satwa dari 200 spesies, termasuk satwa dilindungi seperti harimau sumatra, gajah asia, dan orangutan. (*)

#Bandung Zoo #Kebun Binatang #Konservasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Travel
Sah! Teluk Saleh NTB Sandang Status Area Konservasi Baru Hiu Paus
Teluk Saleh sah menjadi kawasan konservasi hiu paus seluas 73 ribu hektare, sekaligus mengunci arah pembangunan pariwisata berbasis ekosistem, bukan eksploitasi jangka pendek.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Sah! Teluk Saleh NTB Sandang Status Area Konservasi Baru Hiu Paus
Indonesia
Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung, Minta Keterbukaan
TSI memandang Kebun Binatang Bandung memiliki potensi strategis untuk berkembang menjadi lembaga konservasi modern
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung, Minta Keterbukaan
Fun
Kenal Lebih Dekat Kuda Laut, Singapore Oceanarium Luncurkan Program Baru
Singapore Oceanarium luncurkan tur Animal Spotlight: Seahorses. Pengunjung bisa melihat langsung kehidupan kuda laut dan belajar konservasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
Kenal Lebih Dekat Kuda Laut, Singapore Oceanarium Luncurkan Program Baru
Indonesia
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Anggota DPR Daniel Johan menanggapi rencana Presiden Prabowo membentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional. Tekankan fungsi konservasi jadi prioritas utama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Indonesia
Kemenhut Cabut Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo, Koleksi Satwa Diambil Alih Negara
Kemenhut mencabut izin YMT pengelola Kebun Binatang Bandung. Pemerintah pusat dan daerah ambil alih pengelolaan hingga ditetapkan pengelola baru.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Kemenhut Cabut Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo, Koleksi Satwa Diambil Alih Negara
Indonesia
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Inggris berkomitmen membantu Indonesia melestarikan ekosistem di 57 taman nasional. Komitmen ini disampaikan saat Presiden Prabowo bertemu Raja Charles III di London.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Indonesia
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Saat ini tiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan arah kebijakan terbaik bagi Kebun Binatang Bandung, termasuk konsep pengelolaan dan fungsi kawasan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Indonesia
Bali Zoo Hapus Selama Wahana Menunggang Gajah, Fokus ke Program Edukasi
Bali Zoo resmi menghentikan program gajah tunggang mulai 1 Januari 2026. Fokus baru pada kesejahteraan satwa, edukasi konservasi, dan pengalaman pengunjung.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Bali Zoo Hapus Selama Wahana Menunggang Gajah, Fokus ke Program Edukasi
Indonesia
Dunia Konservasi Bersukacita, 4 Harimau Sumatra Terekam Kamera di TNBT
Kamera jebak yang dipasang di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) berhasil merekam empat individu harimau sumatra dalam kondisi sehat.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Dunia Konservasi Bersukacita, 4 Harimau Sumatra Terekam Kamera di TNBT
Indonesia
Rio si Bayi Panda Raksasa Lahir di TSI, Bukti Kesuksesan Upaya Konservasi
Bayi panda raksasa itu lahir pada 27 November 2025 di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Rio si Bayi Panda Raksasa Lahir di TSI, Bukti Kesuksesan Upaya Konservasi
Bagikan