Takut Ditenggelamkan, 10 Ribu Kapal Asing Kabur

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 03 November 2016
Takut Ditenggelamkan, 10 Ribu Kapal Asing Kabur

TNI AL menenggelamkan kapal pencuri ikan. (Foto: Puspen TNI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kementeri Kelautan dan Perikanan mengklaim kebijakan pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal (illegal unreported unregulated/IUU fishing) telah membuahkan hasil. Saat kebijakan ini dijalankan selama dua tahun terakhir, sebanyak 10.000 kapal asing sudah pergi meninggalkan perairan Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, selama ini Indonesia terlalu banyak mengatasi persoalan sumber daya darat, sedangkan sumber daya laut banyak diabaikan. Hal ini menjadi celah bagi kapal-kapal asing untuk mengambil keuntungan dari kekayaan laut Indonesia.

"Selama ini kita sudah melupakan kekayaan laut. Sementara, banyak negara-negara tetangga mengambil benefit dari kayanya laut kita," ujar Menteri Susi saat ditemui di acara Forum BUMN 2016 di Hotel Dharmawanga, Jakarta Selatan, Kamis (3/11).

Susi menambahkan, sejak awal menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, IUU fishing sudah membuat Indonesia rugi besar. Satu perusahaan ikan asing bisa menangkap ikan sekitar 3,5 juta ton per tahun di laut Indonesia.

"Kalau harganya $1 (per kilogram), itu $3,5 miliar. Padahal itu ada udang, cumi yang harganya tidak mungkin Rp10-20 ribu," tuturnya.

Susi menjelaskan, saat ini jumlah kapal yang ditenggelamkan sebanyak 286 unit. Hal ini membawa dampak 10.000 kapal asing ilegal pergi tunggang langgang meninggalkan perairan Indonesia karena takut ditenggelamkan.

"Hampir 1,5 tahun sudah menenggelamkan 286 unit. Tapi yang pergi dari laut Indonesia lebih dari 10 ribu kapal. Jadi deterrence effect (efek jera) terjadi di sana," jelasnya.

Menurutnya, pemberantasan kapal asing ilegal harus dijadikan misi nasional Indonesia. Sebab, IUU fishing sudah mengakar selama beberapa dekade.

"‎Kalau tidak dipakai sebagai misi nasional, pasti akan ada persoalan. Ini itu tidak bisa, akhirnya kita ambil ownership pemberantasan ini, semua kapal kita tangkap dan tenggelamkan sesuai konstitusi dan UU kita," pungkasnya. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Presiden Jokowi Klaim Illegal Fishing Turun 35 Persen
  2. Menteri Susi: Karena Ilegal Fishing Banyak Anak Indonesia Jadi Kuntet
  3. Menteri Susi Marah terkait Tuduhan Reklamasi Teluk Benoa
  4. Menteri Susi Janji Bakal Sulap Muara Baru Jadi Pelelangan Ikan Modern
  5. Kapal Pengawas Perikanan Berhasil Menangkap Delapan Kapal Ilegal Fishing
#Kementerian Kelautan Dan Perikanan #Susi Pudjiastuti #Penenggelaman Kapal Asing
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Susi Pudjiastuti 'Ratu Laut Kidul' Ditunjuk Gubernur Dedi Jadi Komisari BJB
Dedi mengungkapkan, Susi yang disebutnya merupakan Ratu Laut Kidul, asalnya menolak untuk bergabung ke BJB namun dirinya berhasil meyakinkan pengusaha itu untuk terlibat di BJB.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Susi Pudjiastuti 'Ratu Laut Kidul' Ditunjuk Gubernur Dedi Jadi Komisari BJB
Indonesia
Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Jadi Pupuk Organik, KKP Ungkap Potensinya
Kementerian Kelautan dan Perikanan mengungkap ikan sapu-sapu tak hanya hama, tetapi bisa dimanfaatkan jadi pupuk organik hingga tepung ikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 April 2026
Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Jadi Pupuk Organik, KKP Ungkap Potensinya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Susi Pudjiastuti, Mahfud MD, dan Ahok Jadi Pimpinan KPK
Dari tiga nama tersebut, Susi Pudjiastuti disebut akan menjadi Ketua KPK.
Frengky Aruan - Senin, 30 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Susi Pudjiastuti, Mahfud MD, dan Ahok Jadi Pimpinan KPK
Indonesia
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan
KKP akan tetap mengawasi pelaksanaan proyek agar sesuai izin dan tidak merugikan masyarakat pesisir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 September 2025
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan
Berita Foto
Rencana Pemerintah Akan Bangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih pada Tahun 2025
Ratusan kapal nelayan tradisional bersandar di Dermaga Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Jum'at (11/7/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 11 Juli 2025
Rencana Pemerintah Akan Bangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih pada Tahun 2025
Indonesia
Komisi IV DPR Desak Menteri KKP Tindak Tegas Praktik Penjualan Pulau Kecil
Komisi IV DPR mendesak Menteri KKP untuk menindak tegas praktik penjualan pulau kecil.
Soffi Amira - Jumat, 04 Juli 2025
Komisi IV DPR Desak Menteri KKP Tindak Tegas Praktik Penjualan Pulau Kecil
Indonesia
KKP Turunkan Tim Investigasi untuk Periksa Tambang Nikel yang Merusak Alam di Raja Ampat
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menghentikan sementara aktivitas pertambangan nikel PT Gag Nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Frengky Aruan - Jumat, 06 Juni 2025
KKP Turunkan Tim Investigasi untuk Periksa Tambang Nikel yang Merusak Alam di Raja Ampat
Indonesia
Pencabutan Sisa Pagar Laut Tangerang Tetunda, tak Bisa Dilakukan Manual dengan Tenaga Manusia
Pembongkaran sisa pagar laut telah dilakukan sejak 16 April 2025.
Dwi Astarini - Sabtu, 19 April 2025
Pencabutan Sisa Pagar Laut Tangerang Tetunda, tak Bisa Dilakukan Manual dengan Tenaga Manusia
Indonesia
Susi Pudjiastuti Jadi Tim Konsultan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tanpa Dibayar
Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti bergabung menjadi konsultan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di era Gubernur Dedi Mulyadi.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Februari 2025
Susi Pudjiastuti Jadi Tim Konsultan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tanpa Dibayar
Indonesia
Pagar Laut Tangerang Tak Bisa Dibongkar Hanya 1-2 Hari, Keselamatan Personel Jadi Alasan
Hal ini seperti disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono.
Frengky Aruan - Rabu, 22 Januari 2025
Pagar Laut Tangerang Tak Bisa Dibongkar Hanya 1-2 Hari, Keselamatan Personel Jadi Alasan
Bagikan