Tak Mau Jadi Tragedi Leuwigajah Jilid 2, PSI Desak Pemprov Cepat Perbaiki Turap Jebol TPST Bantargebang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 12 Mei 2025
Tak Mau Jadi Tragedi Leuwigajah Jilid 2, PSI Desak Pemprov Cepat Perbaiki Turap Jebol TPST Bantargebang

TPST Bantargebang, Bekasi. (Foto: Ist/NET)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar potongan video dari warga yang merekam kejadian longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Melalui video tersebut, diketahui ada turap penahan sampah yang sudah jebol, sehingga membahayakan ratusan kepala keluarga (KK) yang tinggal di sekitar TPST Bantargebang.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Bun Joi Phiau meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menindaklanjuti insiden ini dengan memperbaiki turap-turap yang sudah jebol.

"Sampah-sampah yang kemarin sempat luber juga harus diangkut. Ini harus dilakukan dengan segera karena menyangkut nyawa banyak orang," kata Bun dalam keterangannya kepada media, Senin (12/5).

Baca juga:

Sampah Dipindahkan ke TPST Bantargebang, RDF Rorotan Ditutup Sementara dan Diberi Pewangi

Menurut Bun, kejadian longsor di TPST Bantargebang juga tidak lepas dengan kondisinya yang sudah hampir melebihi kapasitas. "Permasalahan yang serius. Kejadian longsor kemarin menunjukkan seberapa berbahayanya tumpukan sampah di TPST Bantargebang bagi keselamatan warga di sekitarnya," ungkap dia.

Bun menilai longsornya tumpukan sampah di TPST Bantargebang menjadi indikator gentingnya isu pengelolaan sampah di Jakarta. Untuk itu, dia mendesak Pemprov DKI Jakarta menerapkan perbaikan yang menyeluruh dalam hal pengelolaan TPST Bantargebang sebagai bagian dari isu sampah Jakarta yang lebih luas.

"Ini juga berkaitan dengan jumlah sampah yang diproduksi oleh warga di Jakarta. Mungkin ke depannya Pemprov DKI Jakarta bisa mengalihkan sebagian sampahnya ke fasilitas daur ulang seperti TPS3R, supaya jumlah sampah yang dikirim ke Bantargebang bisa dikurangi," tutur politikus PSI itu.

Baca juga:

Pemprov DKI Bakal Perpanjang Kerja Sama Kelola TPST Bantargebang dengan Bekasi

Lebih jauh, Bun menyerukan agar Pemprov Jakarta untuk segera bertindak sebelum tragedi yang pernah terjadi di TPST Leuwigajah Cimahi Jawa Barat terulang di Bantargebang. Pada 2005 silam, tumpukan sampah di Leuwigajah longsor dan menewaskan ratusan orang.

"Tentu saja, kami tidak ingin tragedi seperti itu terulang lagi. Kejadian kemarin menyalakan tanda bahaya yang harus segera direspons oleh Pemprov DKI Jakarta dengan melakukan serangkaian perbaikan dimulai dari penambalan dan penguatan turap-turap penghalang sampah di TPST Bantargebang," tandasnya. (Asp)

#TPST BantarGebang #Sampah #Kisruh Sampah Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Bagikan