Tak Komentari Pidato Megawati, Demokrat Sebut SBY Fokus Rawat Ibunya yang Sakit

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 10 Agustus 2019
Tak Komentari Pidato Megawati, Demokrat Sebut SBY Fokus Rawat Ibunya yang Sakit

Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata. (MP/Rizki Fitriyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) enggan berkomentar soal pidato Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat Kongres PDIP di Bali.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari mengungkapkan SBY saat ini sedang fokus menemani ibundanya yang jatuh sakit. Diketahui, ibunda SBY sejak dua hari lalu dirawat di Rumah Sakit.

Baca Juga: Putra Megawati: PDIP Akan Solid untuk Indonesia Raya

“Bukan beliau (SBY) menjauhkan diri tapi memang saat ini karena kebetulan misalnya dalam sejak dua hari lalu ibu beliau sakit, jadi beliau sedang fokus karena kan beliau anak satu-satunya, ibunya kebetulan sakit," kata Imelda di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).

Kepala Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari. (MP/Ponco Sulaksono)
Kepala Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari. (MP/Ponco Sulaksono)

Menurut Imelda, Presiden RI ke-6 itu sebenarnya masih dalam suasana berkabung setelah mendiang Ani Yudhoyono meninggal dunia pada awal Juli lalu. Kata Imelda, SBY saat ini juga sedang fokus menulis memoar Ani Yudhoyono yang rencananya akan diterbitkan tepat 100 hari meninggalnya Ani.

"Bapak juga masih berkabung. Dengan keluarga kan kita belum 100 hari, dan bapak masih menulis misalnya memoar untuk ibu yang rencana akan kita luncurkan pada nanti saat 100 hari itu," ungkap Imelda.

Meski demikian, kata Imelda, Demokrat tak pernah putus berkomunikasi dengan pihak manapun. Ia memastikam Demokrat masih menjalin komunikasi dengan para petinggi partai dan juga dengan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokow).

Baca Juga: Gerindra: Oposisi atau Tidak Ada di Tangan Prabowo

“Komunikasi terus dijalin dengan seluruh parpol juga dengan Presiden terpilih. Setahu saya itu adalah komunikasi namun karena bapak (SBY) juga masih dalam kondisi berduka saya kira komunikasi dibangun oleh pimpinan parpol,” ujar Imelda.

Imelda menyebut komunikasi itu dijalin melalui Sekjen, Waketum dan jajaran Elite Partai Demokrat. Selain itu, komunikasi jugà terus dijalin oleh Komandan Kogasma Demokrat yang juga putera sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono atau (AHY).

“Saya kira Mas Agus juga membangun komunikasi,” tutup Imelda.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri sempat bercerita masa-masa PDIP menjadi oposisi di dua periode SBY memimpin sebagai presiden RI. Megawati menyebut pernah ada tawaran kursi menteri dari SBY kepada PDIP.

"Waktu presidennya Pak SBY, saya bilang sama beliau, 'Pak, saya nggak masuk kabinet.' Eh ditawari 8 atau piro (berapa). Menteri loh," kata Megawati di Hotel Grand Inna Bali Beach, Bali, Kamis (8/8). (Pon)

Baca Juga: Mega Sudah Kantongi Nama Calon Menteri yang Akan Diusulkan PDIP

#Susilo Bambang Yudhoyono #Megawati Soekarnoputri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Bagikan