Tak Hanya Menyegarkan, Kolang-Kaling Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Maret 2023
Tak Hanya Menyegarkan, Kolang-Kaling Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

Kolang-kaling dipercaya memiliki sejumlah manfaat kesehatan. (Foto: Instagram/lindkarunia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUTIH, bulat, dan kenyal. Buah yang dipanen dari pohon aren ini, sering kita temui dalam minuman segar seperti es campur. Tak sedikit pula yang menambahkannya sebagai isian kolak bersama pisang, singkong, dan ubi. Adalah kolang-kaling, camilan yang kerap digunakan dalam berbagai hidangan.

Selama Ramadan, kolang-kaling tak pernah tertinggal untuk dihidangkan. Bukan tanpa alasan. Selain menyegarkan dan mengenyangkan, kolang-kaling dipercaya memiliki sejumlah nutrisi yang berkhasiat untuk tubuh. Mulai dari mengelola diabetes hingga mencegah penuaan, berikut berbagai manfaat kesehatan dari mengonsumsi kolang-kaling seperti dilansir laman Times Now.

Baca juga:

Selain Susu, Kolang-Kaling pun Baik untuk Tulang

Tak Hanya Menyegarkan, Kolang-Kaling Juga Bermanfaat untuk Kesehatan
Kolak kolang-kaling banyak disajikan selama Ramadan. (Foto: Instagram/resepramadhankoe)

Baik untuk pengidap diabetes

Berasal dari pohon aren, kolang-kaling mengandung gula alami. Karenanya, buah ini dipercaya oleeh para ahli sebagai makanan yang baik untuk mengelola diabetes. Kandungan vitamin A, C, dan B7 pada Kolang-kaling, memiliki fungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh tanpa meningkatkan asupan kalori secara signifikan yang meyebabkan lonjakan gula dalam darah.

Menurunkan berat badan

Kolang-kaling memiliki kandungan air yang membantu kita agar tetap kenyang. Buah ini juga rendah kalori, membuatnya sangat baik untuk menurunkan berat badan. Kolang-kaling menjadi salah satu makanan terbaik untuk menurunkan berat badan, berkat kandungan serat makanan tinggi yang juga membantu melancarkan pencernaan.

Baca juga:

Meski Lezat Makanan ini Ternyata Bikin Cepat Tua

Tak Hanya Menyegarkan, Kolang-Kaling Juga Bermanfaat untuk Kesehatan
Kolang-kaling punya kandungan nutrisi baik untuk tubuh. (Foto: Instagram/omahkolangkaling)

Mencegah penuaan

Kolang-kaling memiliki kandungan anti-inflamasi dan antioksidan. Fitonutrien pada buah ini dapat membantu tubuh untuk melawan radikal bebas dan menunda timbulnya tanda penuaan.

Kolang-kaling juga memiliki kandungan tirosinase, senyawa ini terlibat dalam pembentukan melanin, zat yang memberikan pigmen (warna) pada kulit. Melanin juga bertanggung jawab sebagai salah satu penyebab bintik-bintik kulit yang bisa muncul karena proses penuaan.

Menjaga kesehatan jantung

Kolang-kaling juga memiliki kandungan polisakarida galactomannan, karbohidrat yang dapat menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Kombinasi berbagai nutrisi pada kolang-kalling, membuatnya baik dikonsumsi untuk memelihara kesehatan jantung dan mencegah terjadinya penyakit kardiovaskuler, seperti serangan jantung dan stroke. (mro)

Baca juga:

Makan Pakai Pola Ini, Hidup Jadi Lebih Panjang

#Kesehatan #Makanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan