Tak Gentar Dilaporkan ke Polisi, Fahira Idris Ngaku Miliki Mental Baja

Eddy FloEddy Flo - Senin, 02 Maret 2020
 Tak Gentar Dilaporkan ke Polisi, Fahira Idris Ngaku Miliki Mental Baja

Anggota DPD RI Fahira Idris dilaporkan ke polisi (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Anggota DPD Fahira Idris mengaku tak masalah dirinya dipolisikan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid pada Minggu (1/3) malam.

Ia mengaku mental setebal baja adalah satu modal untuk terjun ke dunia politik.

Baca Juga:

Fahira Idris Dipolisikan karena Diduga Sebarkan Hoaks Virus Corona

"Salah satu modal masuk ke dunia politik, harus punya mental setebal baja. Kalau hanya seukuran martabak tipis kering, bisa habis kita dimakan. Kita harus siap di kritik, dibully, sampai dilaporkan ke polisi," kata Fahira dalam keterangannya, Senin (2/3).

Dilaporkan ke polisi Fahira mengaku punya mental baja
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Jakarta, Fahira Idris. Foto: ANTARA

Ia berharap dirinya selalu sabar dan teguh menghadapi segala pelaporan.

"Mohon doa sahabatku, semoga saya tetap istiqomah," jelas Fahira.

Fahira berharap para buzzer bisa melakukan hal tersebut sesering mungkin, karena serangan itu secara tidak langsung telah membantu mengkampanyekan dirinya.

Diketahui, tagar itu muncul karena cuitan akun Twitter Fahira yang menyebut 'ada 136 pasien dalam pengawasan virus corona di Indonesia.' Netizen yang melambungkan tagar itu menuding Fahira menyebar berita bohong atau hoaks.

"Terkait tagar tentang saya #TangkapFahiraIdris yang Trending Topic, hari ini saya mau ucapkan terima kasih banyak kepada para buzzer, terima kasih sudah mempopulerkan saya secara gratis," kata Fahira.

"Kalau bisa sering-seringlah. Hitung-hitungan bantu kampanyekan saya, tahun 2024 sebentar lagi lho," kata anak mantan Menteri Fahmi Idris ini.

Baca Juga:

Fahira Idris Sebut Pansus Banjir Terlihat Kontraproduktif Jika Dipolitisir

Sebelumnya, pada Sabtu (29/2), media sosial dihebohkan dengan cuitan akun Twitter Fahira Idris yang menyebut di Indonesia ada 136 pasien dalam pengawasan virus corona.

Meski cuitan itu tak lagi terlihat di akun Twitternya, namun screenshot kicauan Fahira telah tersebar luas di media sosial dan jadi perbincangan hangat netizen.(Knu)

Baca Juga:

Diperiksa Polisi, Fahira Idris Bawa Bukti Foto 'Joker' Anies

#Fahira Idris #Penyebar Hoaks #Virus Corona #DPD RI
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
 [HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Berita Foto
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin menerima dokumen dari Anggota DPD dalam Rapat Paripurna DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 22 Mei 2026
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Indonesia
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
David juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
Indonesia
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Komdigi menegaskan video berisi fitnah terhadap Prabowo Subianto adalah hoaks dan mengandung ujaran kebencian. Penyebarnya terancam UU ITE.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Berita Foto
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, menyampaikan keterangan soal kondisi Papua, saat konferensi pers, di Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 21 April 2026
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Indonesia
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Uya Kuya terserat dalam isu hoaks dapur MBG. Kabar itu mencuat usai beredarnya unggahan di media sosial.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Bagikan