Tak Didampingi Ganjar, Puan Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Boyolali

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 19 Januari 2022
Tak Didampingi Ganjar, Puan Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Boyolali

Ketua DPR Puan Maharani melakukan kunjungan kerja meninjau vaksinasi anak 6-11 Tahun di SDN 1 Sawahan, Boyolali, Rabu (29/1). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPR Puan Maharani melakukan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Dapil V Jawa Tengah meliputi Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Solo, Rabu-Kamis (19-20/1).

Untuk di Kabupaten Boyolali, Puan melakukan peninjauan vaksinasi anak usia 6-11 Tahun dosis ke-2 di SDN 1 Sawahan, Boyolali, Rabu (19/1).

Baca Juga

RUU TPKS Sah Jadi Inisiatif DPR, Puan Minta Presiden Segera Kirim Surpres

Puan tampak didampingi sejumlah kepala daerah di Solo Raya, yakni Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo tidak tidak terlihat mendampingi Puan.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Puan juga didampingi sejumlah anggota DPR RI. Di antaranya adalah Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti

Puan di Boyolali memantau pelaksanaan vaksinasi serta berdialog dengan tenaga kesehatan dan anak yang menjalani vaksinasi. Dia juga membagikan buku kepada anak-anak yang sudah menjalani vaksinasi.

“Tahu siapa saya?” tanya Puan kepada para siswa.

“Puan Maharani,” jawab seluruh siswa serentak.

“Di sini siapa yang bercita-cita menjadi polisi?” lanjut Puan ketika memantau proses PTM di ruang Kelas V SDN 1 Sawahan.

Baca Juga

Dengarkan Aspirasi Aktivis, Puan: Kekuatan Tambahan untuk Rampungkan RUU TPKS

Beberapa anak pun mengacungkan jempol. Puan lalu memberikan pujian kepada dua siswa yang datang ke sekolah dengan memakai kostum seragam Polisi.

“Semoga cita-citanya terkabul saat nanti sudah dewasa ya,” kata dia.

Puan pun menekankan pentingnya vaksinasi di lingkungan sekolah agar anak-anak Indonesia bisa kembali bersekolah dengan aman. Ia juga meminta kepada para orang tua untuk tidak khawatir mengizinkan anaknya divaksin.

“Jangan takut vaksinasi COVID-19 dan jangan percaya kalau ada yang bilang vaksinasi itu bahaya. Sudah diuji dan sudah ada lebih dari 100 juta orang di Indonesia yang divaksin,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, Puji Astuti mengatakan, sebanyak 259 anak yang mendapat suntikan vaksin COVID-19 dalam pelayanan vaksinasi bagi anak usia enam sampai 11 tahun di SDN 1 Sawahan. Meski cakupan vaksinasi dosis pertama pada anak usia enam sampai 11 tahun secara keseluruhan sudah melampaui target.

Ia mengatakan cakupan vaksinasi dosis pertama pada anak usia enam sampai 11 tahun di wilayah Kecamatan Wonosegoro dan Klego baru sekitar 70 persen karena kedua kecamatan itu masih harus melaksanakan vaksinasi rutin dalam program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah).

"Jumlah anak usia enam sampai 11 tahun yang mendapat vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 97.499 anak. Sasaran vaksinasi yang ditetapkan sebanyak 95.713 anak, dan vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan pada 5.066 anak," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Puan Pimpin Pengesahan RUU TPKS Menjadi Inisiatif DPR

#Puan Maharani #Vaksinasi Anak #Vaksinasi #Kasus COVID-19 #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Bagikan