MerahPutih.com - Istri aktivis HAM Munir, Suciwati menilai Presiden Joko Widodo tak berdaya dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM.
Hal tersebut lantaran selama tiga tahun berjalan, Jokowi tidak memiliki keberanian dan keseriusan untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM, khususnya kasus kematian suaminya.
"Ini saya bilang pemerintahan tidak punya jiwa dalam penegakkan hukum. Saya pikir dalam penindakan hukum dan HAM, Jokowi nol," kata Suci di kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Jakarta, Rabu (16/8).
Suciwati lantas menyebut Jokowi tidak menepati janjinya yang ingin menuntaskan pelanggaran HAM khususnya kasus kematian Munir.
Menurutnya, jika Jokowi ingin menuntaskan kasus Munir sebetulnya itu hal yang mudah. Jokowi hanya tinggal melanjutkan apa yang sudah dilakukan Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan SBY di periode sebelumnya.
"Kalau dia enggak berani, ya apa bedanya dengan presiden yang kemarin. Presiden kemarin lumayan bikin TPF, ya meskipun nol juga soal penegakkan hukumnya," kata dia.
Terkait hal itu, Suciwati menegaskan bahwa tidak akan lagi memilih Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
"Ngomong hak asasi dia menang. Dia ambil semua teman-teman yang kritis. Apakah kemudian dia bagus? Kerjanya nol juga. Dia mau jual apalagi," kata Suciwati. (Fdi)
Baca berita terkait kasus masalah HAM lainnya di: Istri Aktivis HAM Munir Nilai MA Gagal Koreksi Pemerintah