Tak Ada Oposisi Jadi Kesempatan Emas Anies Menuju Pilpres

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 29 Desember 2019
Tak Ada Oposisi Jadi Kesempatan Emas Anies Menuju Pilpres

Anies Baswedan saat doa bersama atas kemenangannya sesuai hasil quickcount Pilgub DKI 2017, Masjid Istiqlal, Rabu (19/4). (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta mengatakan bahwa situasi saat ini tidak ada pihak yang benar-benar berada di blok oposisi sebagai penyeimbang pemerintah.

Dan menurutnya, ruang kosong itu bisa diisi oleh sosok Anies Rasyid Baswedan yang saat ini tengah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga:

Momen Natal, Anies Ingatkan Keberagaman dan Persatuan

“Saat ini demokrasi kita agak aneh (karena) kita tidak punya oposisi. Bahkan tidak ada figur oposisi. Namun ini bisa diisi oleh Pak Anis,” kata Stanislaus kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (28/12).

Kelompok oposisi yang sebelumnya diharap-harapkan justru sudah menjadi bagian dari kekuasaan politik. Kondisi ini yang membuat ruang oposisi saat ini menjadi terkesan hampa.

“Praktis sekarang kelompok oposisi sudah di dalam pemerintahan, tokoh oposisi sudah hilang,” ujarnya.

Situasi seperti ini menurut Stanislaus adalah kesempatan emas bagi Anies. Apalagi, kedudukan Anies Baswedan berada sejengkal dengan kekuasaan RI. Kesempatan tersebut seharusnya tidak boleh disia-siakan oleh Anies untuk merebut “tiket” calon presiden di 20204.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Katedral Jakarta dalam rangkaian silaturahmi dengan warga dalam perayaan Natal 2019. (Foto: MP/Kanugrahan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Katedral Jakarta dalam rangkaian silaturahmi dengan warga dalam perayaan Natal 2019. (Foto: MP/Kanugrahan)

“Pak Anis bisa menjadi kuda hitam. Dua tahun itu mau atau tidak Pak Anis harus mencari panggungnya,” jelas Stanislaus.

Selain itu, Stanislaus juga menyarankan agar Anies merangkul seluruh potensi kekuatan politik yang ada. Apalagi Anies belum memiliki kendaraan politik yang bisa melancarkannya maju dalam kontestasi pemilihan presiden.

Baca Juga:

Anies Puji Kebahagiaan Muncul di Jakarta saat Perayaan Natal

“Agar Pak Anis ada panggung mau tidak mau Anis harus merangkul suara lawan politiknya pada pilkada lalu,” tuturnya.

“Langkah yang sudah dilakukan adalah momentum Natal kemarin, tetapi ini harus hati-hati,” imbuh Stanislaus.

Stanislaus mengingatkan pula agar Anies tidak terhipnotis dengan angka matematis semata.

“Polarisasi yang terjadi pada pilkada kemarin, tugas Pak Anis adalah bagaimana cara merangkul 42 persen kemarin. Matematika tidak berlaku di politik,” tutupnya. (Knu)

Baca Juga:

Haji Lulung Puji Anies Copot Plt Kepala Disparbud DKI Terkait Colosseum

#Anies Baswedan #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Bagikan