Tagih Janji Jokowi, Ratusan Petani Tembakau Demo di Dekat Istana

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 16 November 2020
Tagih Janji Jokowi, Ratusan Petani Tembakau Demo di Dekat Istana

Demo petani tembakau di Jakarta, Senin (16/11). Foto: MP.Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 120 petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menggelar aksi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat, sekitar dua kilometer dari Istana Merdeka, pada Senin (16/11) pagi.

Mereka meminta Presiden Joko Widodo membatalkan rencana menaikkan cukai rokok. Tampak para petani itu datang dengan pakaian khas daerah. Sebagian mengenakan blangkon, sebagian lain memakai baju surjan lurik.

Tak sedikit pula yang mengenakan baju putih bertuliskan "Joko Widodo -Ma'ruf Amin 01". Mereka juga membentangkan sejumlah spanduk. "Bapak Presiden Jokowi Kami Mohon Jangan Naikkan Cukai Rokok" demikian tulisan di kain berwarna hitam itu.

Baca Juga

Wagub DKI Akui Ada Peningkatan Kasus Corona Imbas Libur Panjang

"Harga Tembakau Hancur Tahun 2020, Apalagi Cukai Rokok Naik Tambah Hancur Lagi" bunyi spanduk lainnya. Ada pula yang bernada sindiran: "Kamu Nikmat Petani Tembakau Sekarat".

Orator aksi mengatakan, mereka terpaksa datang langsung ke Jakarta dari berbagai daerah karena aspirasi mereka tak pernah didengar pihak Istana. Mereka selama ini sudah menyatakan penolakan atas rencana menaikkan cukai rokok.

"Kali ini kami terpaksa menagih langsung ke Istana Negara meski sedang pandemi COVID-19. Sebab nasib kami makin lama makin terpuruk," kata orator.

Sebanyak 120 petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menggelar aksi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat, sekitar dua kilometer dari Istana Merdeka, pada Senin (16/11) pagi.
Sebanyak 120 petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menggelar aksi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat, sekitar dua kilometer dari Istana Merdeka, pada Senin (16/11) pagi. Foto: MP/Kanu

Orator menyebut, aksi sebenarnya hendak digelar di depan Istana Merdeka. Namun, rencana itu ditolak pihak kepolisian. Kini, mereka berharap pihak kepolisian bisa meminta perwakilan Istana Presiden untuk menemui mereka.

"Kami berharap istana mau bertemu kita dan mendengar aspirasi kita," katanya.

Salah satu peserta aksi, Triwidodo (32), datang jauh-jauh dari Kabupaten Sragen, Jawa Tengah karena harga tembakau sudah turun sejak pandemi. Jika cukai rokok dinaikkan, ia yakin harga tembakau bakal semakin anjlok.

"Harga tahun ini sudah turun karena pandemi. Kalau cukai rokok naik nanti pasti bakal tambah parah penurunan harganya," kata Triwidodo.

Triwidodo adalah satu peserta yang mengenakan baju bertuliskan dukungan terhadap Jokowi dan Ma'ruf Amin. Ia mengaku, alasannya memakai baju kampanye itu lantaran dirinya memang pendukung Jokowi ketika Pilpres 2019.

Ia mengaku memberikan dukungan untuk Jokowi setelah tim kampanyenya berjanji kepada APTI untuk berpihak kepada petani tembakau.

"Saat itu mereka janji mau berpihak ke petani. Sekarang ini kita datang untuk nagih janji itu," kata Triwidodo.

Baca Juga

Panggil Politikus PPP, KPK Tindak Lanjuti Dugaan Gratifikasi Menteri Suharso

Sementara itu, di lokasi aksi sekitar pukul 10.00 WIB, tampak puluhan aparat kepolisian berjaga. Arus lalu lintas masih lancar di sekitar lokasi. (Knu)

#Jokowi #Petani Tembakau #Cukai Rokok
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Teman KKN UGM Jokowi mengatakan, bahwa ia memiliki nama panggilan Jack. Hal itu terungkap saat sidang lanjutan gugatan ijazah di PN Solo, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Targetkan Pembeli Rokok Ilegal, Purbaya Pertimbangkan Ubah Struktur Cukai Hasil Tembakau
Penambahan satu lapis tarif itu bertujuan untuk memberikan ruang kepada pelaku rokok ilegal untuk beralih ke jalur legal.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Targetkan Pembeli Rokok Ilegal, Purbaya Pertimbangkan Ubah Struktur Cukai Hasil Tembakau
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Bagikan