Susu Dapat Bantu Diet, Bergizi dan Kaya Nutrisi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 14 Oktober 2024
Susu Dapat Bantu Diet, Bergizi dan Kaya Nutrisi

Susu menu diet direkomendasikan. (Foto: Unsplash/Anita Jankovic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Baik susu sapi maupun susu nabati, masing-masing memiliki kalori, protein, serat, vitamin, dan mineral yang berbeda. Namun, keduanya dapat bermanfaat untuk membantu program diet kamu.

Menurut ahli diet terdaftar Natalie Rizzo dari laman Today, susu terbaik untuk menurunkan berat badan ialah susu sapi perah tradisional. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa susu rendah lemak atau susu murni dapat memberikan pengaruh positif terhadap upaya penurunan berat badan.

Satu meta-analisis menyatakan bahwa minum susu yang dikombinasikan dengan pembatasan kalori dapat mempercepat penurunan berat badan jangka pendek. Studi tersebut menyatakan bahwa konsumsi susu sering dikaitkan dengan gizi keseluruhan yang lebih baik dan lebih sedikit asupan minuman manis, seperti soda dan jus buah.

Dengan 8 gram protein dan 100 kalori per gelas, susu memiliki lebih banyak nutrisi daripada banyak minuman lainnya. Protein berperan dalam mengendalikan rasa lapar dan mengurangi hormon yang membuat kamu merasa lapar.

Baca juga:

Susu UHT Mengandung Laktosa dan Sukrosa, ini Manfaatnya untuk Si Kecil

Beberapa ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa minum susu murni juga dapat bermanfaat bagi upaya penurunan berat badan. Penelitian observasional pada anak-anak menunjukkan bahwa minum lebih banyak susu murni dikaitkan dengan tingkat obesitas yang lebih rendah pada anak-anak.

Oleh karena itu, susu rendah lemak dan susu murni bisa menjadi pilihan yang baik untuk upaya penurunan berat badan. Namun perlu diingat bahwa satu cangkir susu murni mengandung sekitar 150 kalori, dibandingkan dengan 100 kalori dalam susu rendah lemak. Elemen terpenting dari minum susu untuk menurunkan berat badan adalah menjaga defisit kalori, atau mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang kamu bakar.

Rizzo juga merekomendasikan dua jenis susu nabati untuk menurunkan berat badan: susu almond dan susu kedelai. Segelas susu almond hanya mengandung 30 kalori, dan merupakan sumber kalsium dan Vitamin D yang sangat baik.

Selain itu, susu kedelai kaya akan protein dan memiliki profil nutrisi yang mirip dengan susu. Dengan sekitar 90 kalori dan 8 gram protein per 8 ons, susu kedelai menawarkan protein dan kalori untuk menahan rasa lapar tanpa tambahan gula atau lemak. (ikh)

#Susu #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
BPOM meminta Nestle untuk menarik susu formula bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dari peredaran. Hal itu dikarenakan adanya dugaan pencemaran toksin.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan