Kesehatan

Susah Tidur? Lakukan Kegiatan Ini

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 30 Maret 2023
Susah Tidur? Lakukan Kegiatan Ini

Jika kurang tidur, kamu berpotensi mengalami beberapa masalah kesehatan. (Foto: Unsplash/Ben Blennerhassett)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDUR salah satu aktivitas penting kehidupan manusia. Ketika kamu kekurangan kuantitas dan kualitas tidur, kamu sedang membuka diri untuk sejumlah masalah seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, obesitas, dan depresi.

“Di luar makanan dan seks, tidur adalah hal terpenting di planet ini,” kata ahli saraf dan spesialis tidur MH W. Chris Winter, MD dilansir dari Men’s Health.

Meski kamu melakukan semua hal yang benar untuk membuat tidur lebih nyenyak, dari olahraga teratur, tidur sesuai jadwal, menghindari alkohol di malam hari, tidur di suhu yang lebih dingin, sampai menjaga kamar tetap gelap dan tenang, itu semua tidak dapat menjaminmu mendapatkan tidur yang nyenyak.

Sulit tidur kala malam adalah hal yang menyebalkan. Jika kamu mengalami masalah tidur terus-menerus, Men’s Health memberikan beberapa hal yang harus dan tidak boleh kamu lakukan.

Baca juga:

Punya Hewan Peliharaan Ganggu Kualitas Tidur?

tidur
Beristirahat walaupun tidak terlelap dapat membuat tubuh lebih rileks. (Foto: Pexels/Cottonbro Studio)


1. Nikmati Waktu di Kasur

Kamu mungkin berpikir tidak ada gunanya hanya menutup mata dan berbaring di tempat tidur, bahkan jika kamu tidak bisa tidur.

Sebenarnya, istirahat sangat bermanfaat dari perspektif fisik dan kognitif. Beristirahat adalah cara sederhana untuk membuat tubuh dan pikiran kamu rileks.

“Jika tidak mungkin untuk tidak tidur, kita hanya perlu melepaskan diri dan merasa nyaman dengan terjaga di tempat tidur. Tidak ada yang perlu ditakuti. Jika kamu tidak keberatan berada di tempat tidur, bangun, berpikir, bermeditasi, berdoa, memikirkan selebritas yang kamu sukai dan tetaplah di sana," kata Dr. Winter.


2. Jauhi Layar


Jika kamu sudah bolak-balik, masih belum terlelap juga, kamu mungkin ingin mengambil ponsel untuk sedikit menggulir tanpa berpikir untuk menghabiskan waktu.

Seorang spesialis obat tidur, Kuljeet (Kelly) Gill, menyarankan untuk tidak menggunakan perangkat elektronik atau cahaya terang apa pun karena cahaya yang bersinar dapat lebih mengganggu tidur.

Baca juga:

Studi Psikologis: Revenge Bedtime Procrastination, Kebiasaan Menunda Tidur

tidur
Gunakan kasur hanya sebagai tempat tidur. (Foto: Pexels/Ekaterina Bolovtsova)


3. Gunakan Tempat Tidur Hanya untuk Tidur


Salah satu kesalahan tidur terbesar adalah menggunakan tempat tidur untuk hal lain selain tidur. “Kasur hanya untuk tidur,” kata Alcibiades J. Rodriguez, seorang direktur medis.

Saat berada di kasur, niatkan hanya untuk tidur. Jika kamu melakukan hal-hal lain tepat sebelum tidur seperti mengerjakan laptop atau ngemil, otakmu akan mengasosiasikan tempat istirahatmu sebagai tempat untuk mengerjakan segala sesuatu.


4. Bangun dari Tempat Tidur


Beberapa ahli mengatakan jika tidur tak terjadi sejak kamu ingin tidur 20 menit sebelumnya, kamu dapat bangun dan tinggalkan tempat tidur.

Lakukan sesuatu yang santai dan berenergi rendah dalam cahaya redup seperti membaca, meditasi, atau bernapas dalam-dalam. Selain itu, jangan melihat jam.

Memperhatikan menit dan jam berlalu dapat meningkatkan faktor kekhawatiranmu dan memperpanjang waktu yang diperlukan untuk beralih dari bangun ke tidur. Kamu dapat kembali lagi ke kasur setelah kamu merasa mengantuk. (vca)

Baca juga:

Kurang Tidur 39 Menit Bisa Berdampak Buruk pada Anak

#Kesehatan #Insomnia #Tips Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan