Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Surya Paloh Minta KPU Jangan Main-main Soal Verifikasi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 28 Januari 2018
Surya Paloh Minta KPU Jangan Main-main Soal Verifikasi

Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem memberikan keterangan pers di DPP NasDem, Jakarta, Kamis (15/10). (Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengingatkan Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) agar tidak main-main dalam melakukan verifikasi faktual kepada partai politik sebagai salah satu syarat menjadi peserta Pemilu 2019.

"KPU jangan main-main, jangan amatir, untuk apa? Kita ingin negara kita maju. Kalau memang ada yang pantas diloloskan dan boleh ikut bertanding dalam Pemilu 2019. Tapi kalau ada yang tidak patuh, ah jangan ini (jangan diloloskan). Ini bahaya," katanya seperti dilansir Antara, Minggu (28/1).

Partai Nasdem pun siap dilakukan verifikasi faktual oleh KPU. "KPU silakan lakukan verifikasi faktual, Partai NasDem siap untuk diverifikasi. Kami ingin mendorong KPU melaksanakan fungsi dan peranannya dengan baik dan penuh semangat," kata Paloh.

Rombongan KPU dan Bawaslu tiba di Kantor DPP Pusat Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu pukul 09.45 WIB. Verifikasi itu dipimpin oleh Ketua KPU Arief Budiman. Sementara itu, Ketua Bawaslu Abhan turut hadir.

Ketua KPU Pusat, Arief Budiman mengatakan pada hari ini ada tiga sesi verifikasi faktual kepada partai politik.

"Sesi pertama, KPU melajukan verifikasi faktual Nasdem dan PBB," ucapnya.

Pada sesi kedua, KPU melakukan verifikasi kepada PAN dan sesi ketiga kepada dua parpol lainnya.

"Saya datang ke sini hanya untuk melakukan monitoring kepada tim verifikasi," katanya seraya berharap parpol mendukung KPU dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara Pemilu.

Pada kesempatan itu, komisioner KPU mengecek beberapa hal yaitu surat keputusan (SK) Kemenkumham atas nama Ketum dalam hal ini Surya Paloh, kemudian mengecek alamat domisili partai dari tingkat DPP Pusat, DPW, dan DPC, serta terakhir mengecek keterwakilan 30 persen kader perempuan.

Proses verifikasi dilakukan oleh komisioner KPU Hasyim Asy'ari dan Evi Novida Ginting Manik serta disaksikan oleh anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar.

Dalam proses verifikasi, KPU memeriksa keanggotaan pada kepengurusan di tingkat pusat, keterwakilan perempuan di kepengurusan DPP dan domisili kantor.

Komisioner KPU Hasyim Asyari menuturkan bahwa dari data-data yang diterima secara langsung, Partai NasDem sudah memenuhi syarat yang ditentukan.

"Sudah dilakukan dan Partai NasDem sudah memenuhi syarat kalau secara faktualnya, tapi nanti secara resmi akan diumumkan," ujar Hasyim.

Secara faktual, NasDem telah memenuhi syarat terkait data anggota kepengurusan di tingkat pusat dan domisili kantor.

Selain itu, NasDem juga memenuhi syarat keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dari jumlah pengurus pusat. Dari 25 orang pengurus pusat, sebanyak sembilan di antaranya adalah perempuan.

"NasDem telah menyerahkan data KTA dan KTP dari sembilan perempuan yang menjadi pengurus di DPP," ucap Hasyim.

Selain Partai NasDem, hari ini KPU juga akan memverifikasi Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Demokrat. (*)

#Surya Paloh #Partai Nasdem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Bagikan