Survei Spektrum Politika: Elektabilitas PDIP Paling Tinggi, Demokrat Tak Ada di Lima Besar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 Agustus 2021
Survei Spektrum Politika: Elektabilitas PDIP Paling Tinggi, Demokrat Tak Ada di Lima Besar

Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ANTARA/HO-PDIP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Spektrum Politika Institut merilis hasil survei terkait tingkat elektabilitas partai politik di Indonesia. Hasilnya, PDI Perjuangan tetap menjadi partai politik dengan elektabilitas paling unggul hingga saat ini dengan perolehan dukungan suara 18,9 persen.

Terjadi persaingan ketat di antara partai politik yang ada di DPR untuk memperoleh suara terbesar. Di peringkat kedua, diikuti oleh Partai Gerindra.

"Dengan dukungan suara sebesar 11,7 persen," kata Direktur Data dan Riset Spektrum Politika Institut Andri Rusta di Padang, Kamis (19/8).

Baca Juga:

Pesawat Kepresidenan Dicat Merah, Demokrat: Menghapus Jejakmu!

Survei tersebut mengambil tema "Dinamika Perubahan Persepsi dan Perilaku Memilih Masyarakat Pasca Pemilu 2019" di Indonesia pada 5-17 Juli 2021. Survei melibatkan 1.240 orang responden yang diwawancarai langsung dengan margin of error sebesar 2,8 persen, tingkat kepercayaan 95 persen yang dilakukan di 34 provinsi di Indonesia.

Sejumlah pertanyaan diajukan kepada responden, terutama mengenai elektabilitas partai politik yang ada hari ini.

Setelah Gerindra posisi ketiga untuk elektabilitas partai ada PKB yang memperoleh dukungan sebesar 7,9 persen, Partai Golkar dengan jumlah dukungan suara sebesar 6,7 persen , dan urutan kelima adalah PAN dengan dukungan sebesar 6,2 persen.

"Masuknya PAN di peringkat lima besar ini memang menarik karena PAN bukan partai koalisi pemerintah yang mendominasi di DPR," kata dia.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dok ANTARA
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dok ANTARA

Selanjutnya, di peringkat enam ada Partai Demokrat dengan suara sebanyak 6,1 persen, PKS 5,8 persen, Partai Nasdem sebesar 4,1 persen dan PPP sebesar 3,6 persen.

Akan tetapi survei tersebut juga menemukan bahwa pilihan masyarakat masih belum sepenuhnya mengakar pada nilai-nilai ideologi yang dimiliki masing-masing partai tersebut.

"Ini dibuktikan dengan tingkat kesukaan dan kedekatan masyarakat yang masih rendah kepada partai politik yang ada dalam sistem politik," ujarnya.

Survei ini menemukan tingkat kesukaan dan kedekatan masyarakat pada partai politik hanya pada angka 33,2 persen.

Baca Juga:

Demokrat Sarankan PPKM Level 4 Dilanjutkan

Sementara itu, sebanyak 59,4 persen masyarakat Indonesia belum merasakan kesukaan dan kedekatannya dengan partai politik. Ini harusnya menjadi perhatian partai politik karena rendahnya "party ID" masyarakat Indonesia.

Menariknya, dari 33,2 persen yang merasa suka dan dekat kepada partai politik ini hanya kepada PDI Perjuangan dan Partai Gerindra dengan "party ID" masing-masingnya adalah 24,4 persen dan 16,5 persen.

"Sedangkan partai politik lain jauh berada di bawah kedua partai tersebut," tutupnya. (Knu)

#Survei #PDIP #Gerindra #Partai Gerindra #Golkar #PKB #Partai Demokrat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Akui Istana Kebobolan dalam Kasus Penyadapan Prabowo
Menurut Sugiono, tindakan tersebut merupakan persoalan serius yang perlu diusut tuntas.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Gerindra Akui Istana Kebobolan dalam Kasus Penyadapan Prabowo
Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
Survei Kedai Kopi: Anak Muda Tegaskan Demo Cara Cara Efektif Sampaikan Aspirasi
Survei tersebut menunjukkan 65,9 persen responden menilai demonstrasi sebagai cara paling efektif untuk menyampaikan aspirasi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Survei Kedai Kopi: Anak Muda Tegaskan Demo Cara Cara Efektif Sampaikan Aspirasi
Indonesia
Pembalut Perempuan Dikenakan Pajak, Politikus PKB Protes
Pemerintah agar mengkaji ulang penerapan pajak terhadap pembalut, dan menyarankan optimalisasi sumber penerimaan pajak dari kelompok ekonomi yang mapan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Pembalut Perempuan Dikenakan Pajak, Politikus PKB Protes
Indonesia
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Munafri menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Indonesia
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Bantuan diberikan di sela peresmian Kantor Dewan Pengurus Wilayah PKB Kalimantan Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Indonesia
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Para relawan PKB telah mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak karhutla, seperti masker dan perlengkapan pendukung evakuasi lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Bagikan