MerahPutih.com - Hasil lembaga survei Political Weather Station (PWS) mengungkap bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berlangsung satu putaran saja.
Survei PWS dilaksanakan pada 21 hingga 25 Januari 2024 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh warga negara yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.
Jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak sederhana atas data pemilik nomor HP di seluruh Indonesia yang pernah menjadi responden dalam survei-survei PWS sebelumnya.
Baca Juga:
KPU Jamin Bulan Depan Pengemasan Logistik Pemilu Seluruh Indonesia Rampung
Margin of error +/-2,81 persen, dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon dengan responden berpedoman kuesioner.
Direktur Riset PWS, Sharazani menerangkan, sebanyak 57,4 persen responden setuju jika Pilpres berlangsung 1 putaran. Hanya 12,4 persen responden yang berharap Pilpres dapat berlangsung dua putaran.
"Sementara 30,2 persen tidak mempermasalahkan apakah Pilpres 2024 berlangsung satu putaran atau dua putaran," kata Sharazani dalam konfrensi pers zoom meeting, pada Jumat (26/1).
Menurutnya, ada tiga alasan utama yang membuat mayoritas publik menginginkan Pilpres cukup 1 putaran saja. Pertama, Pilpres satu putaran menghemat anggaran negara yang cukup besar yang lebih baik dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.
Kedua, Pilpres satu putaran dapat segera menuntaskan ketidakpastian bagi dunia usaha dan kegiatan ekonomi pada umumnya. Terakhir Pilpres satu putaran bisa mengakhiri ketegangan politik antar sesama komponen bangsa Indonesia.
Baca Juga:
Adapun hasil lembaga survei PWS mengungkap bahwa elektabilitas Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melesat jauh meninggalkan paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pasca debat keempat dalam Pemilu 2024.
Pasangan Prabowo-Gibran menembus angka 52,3 persen, sementara pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Cak Imin berada di posisi kedua dengan 21,3 persen dan pasangan kubu 03, Ganjar-Mahfud MD 19,7 persen. Kemudian yang tak menjawab sebesar 6,7 persen.
"Secara matematis peluang untuk menyelesaikan Pilpres 2024 dalam satu putaran saja cukup terbuka lebar," ujarnya. (Asp)
Baca Juga:
Konflik Kampung Bayam, Pj Gubernur Heru Tegaskan Dirinya Harus Hargai Jakpro

