Survei Polmatrix: Elektabilitas Ganjar tak Terkejar, Berpeluang Raih Tiket Capres
Ganjar Pranowo saat ditemui wartawan usai acara penggalangan dana bersama SOIna jelang SOWSG 2023 di Museum Nasional Jakarta, Rabu (25/1). ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira
MerahPutih.com - Dukungan publik terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mengalami kenaikan.
Berdasarkan survei Polmatrix, elektabilitas Ganjar mencapai 25,3 persen, mengungguli dua pesaingnya yakni Anies Baswedan yang berada di posisi kedua dengan dengan elektabilitas 22,0 persen disusul Prabowo Subianto sebesar 21,1 persen.
Baca Juga
Dibanding Anies, Erick Thohir hingga Ganjar Berpotensi Diusung PAN di Pilpres 2024
"Elektabilitas Ganjar tak terkejar, di bawahnya Anies dan Prabowo bersaing di tiga besar bursa capres,” ucap Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/1).
Naiknya elektabilitas Ganjar, lanjut Dendik, semakin meningkatkan peluang mantan anggota DPR RI itu untuk bisa mendapatkan tiket capres pada Pemilu 2024. Pada HUT Ke-50 PDIP beberapa waktu lalu banyak kalangan menduga Ganjar akan diumumkan sebagai capres yang bakal diusung.
"PDIP masih menunggu momentum yang tepat, di mana partai-partai lain juga dalam posisi wait-and-see terhadap keputusan PDIP," ujarnya.
Baca Juga
Diketahui, PDIP merupakan satu-satunya partai yang berhak mengajukan pasangan capres-cawapres tanpa perlu berkoalisi. Pilihan PDIP untuk mengusung capres dan apakah akan berkoalisi dengan partai lain sangat menentukan peta politik mendatang.
“Tingginya elektabilitas Ganjar menjadi salah satu pertimbangan PDIP dalam menentukan keputusan menjelang Pemilu 2024,” kata Dendik.
Di luar tiga besar, lanjutnya, ada nama-nama seperti Ridwan Kamil (5,4 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (4,7 persen), dan Sandiaga Uno (4,0 persen).
“RK (Ridwan Kamil)-Sandi mengalami 'rebound' setelah sebelumnya terus-menerus mengalami pelemahan elektabilitas,” papar Dendik.
Dalam beberapa bulan terakhir RK menyatakan akan bergabung dengan partai politik, di mana Golkar menjadi tempat berlabuh.
“Keputusan masuk Golkar meningkatkan peluang Gubernur Jawa Barat itu untuk diusung sebagai cawapres,” ucap Dendik.
Nama-nama lain yang beredar dalam bursa capres adalah Puan Maharani (3,4 persen), Erick Thohir (2,3 persen), dan Khofifah Indar Parawansa (1,7 persen). Berikutnya ada Andika Perkasa (1,6 persen), Airlangga Hartarto (1,1 persen), dan Yenny Wahid (1,0 persen).
Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada 10-18 Januari 2023 kepada 2.000 responden mewakili 34 provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error survei sebesar kurang lebih 2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)
Baca Juga
Nama Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Menguat di Internal PAN
Bagikan
Berita Terkait
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat