Survei CSIS Ramal Suara Golkar Terpuruk Cuma 1 Digit
Ketua Umum Partai Golkar memberikan keterangan kepada wartawan di Solo (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) memprediksi perolehan suara Golkar di Pemilu 2019 bakal anjlok jauh di bawah pencapaian Pileg 2014 silam, tidak sampai 10 persen suara
"Partai Golkar 9,4 persen," kata Peneliti CSIS Arya Fernandez dalam pemaparan hasil survei CSIS di Jakarta, Kamis (28/3).
Berdasarkan catatan resmi KPU 2014, Golkar meraih total suara 18.432.312, atau setara dengan 14,75 persen dari total pemilih kala itu. Artinya, merujuk hasil survei CSIS terbaru, partai berlambang pohon beringin itu mengalami penurunan mencapai hampir 5,35 persen di pemilu 2019.
Catatan buruk lainnya, Golkar berhasil duduk di peringkat dua saat Pileg 2019 lalu. Namun, CSIS memprediksi Golkar kali ini harus puas menduduki peringkat ketiga di bawah Gerindra yang saat pemilu sebelumnya berada persis di bawah partai beringin.
Dalam pemaparannya, Arya menjelaskan Gerindra berhasil menduduki peringkat ke-2 dengan elektabilitas 13.3 persen dalam survei CSIS. Artinya, Gerindra berhasil menaikkan elektabilitas di atas 2 persen, ketimbang pencapaian mereka di 2014 yang hanya memperoleh 11,81 persen suara.
Survei CSIS juga menempatkan PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2019 dengan perolehan elektabilitas jauh meninggalkan Golkar dan Gerindra dengan jarak sampai dua digit. "PDIP dengan elektabilitas 25,9 persen," tegas Arya.
Untuk diketahui, Survei CSIS itu dilakukan sejak 15-22 Maret 2019 dengan menggunakan metode "multistage random sampling", melibatkan 1960 orang responden di 34 provinsi. Margin of error sebesar 2,21 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik
Viral Bupati Aceh Tenggara Sebut ‘Prabowo Presiden Seumur Hidup’, Golkar: Bentuk Ekspresi Kegembiraan