Survei CiGMark, PDIP Raih Dukungan Terbesar Jika Pemilu Digelar Hari Ini
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) berjalan meninggalkan ruangan usai memimpin Penutupan Rakernas II PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (23/6). ANTARA FOTO/M Risyal Hida
MerahPutih.com- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpotensi mengulang sukses di Pemilu 2024.
Founder Lembaga Survei CigMark, Setia Darma mengatakan, PDIP meraih dukungan terbesar jika pemilihan umum digelar hari ini.
Baca Juga:
Survei Pilpres CiGMark: Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul Tipis dari Prabowo
Setia menyebut dari hasil survei yang dilakukan lembaganya menyatakan dukungan parpol yang berada di Senayan mendominasi raih suara terbanyak.
"Untuk dukungan partai pada saat ini, masih didominasi oleh Partai yang berada di Senayan," kata Setia saat merilis hasil survei di Jakarta Pusat, Selasa (5/7).
Adapun hasilnya, kata Setia, PDIP memperoleh dukungan sebesar 22,9 persen, Gerindra 13 persen dan Golkar 8,1 persen. Lalu, PKB 7,1 persen, Demokrat 4,8 persen, NasDem 4,1 persen, PKS 4,1 persen, PAN 2,1 persen, dan PPP 1,7 persen.
Tingginya suara PDIP tak lepas dari dukungan terhadap kadernya yang juga duduk di kursi Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:
Survei IPS, Elektabilitas Prabowo 62,1 Persen dalam Head to Head Simulasi Capres
Sebelumnya, dari temuan survei, nama Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP, Ganjar Pranowo, moncer dibandingkan figur kandidat lain yang digadang-gadang maju sebagai capres.
Setia menjelaskan, nama Ganjar lebih unggul dari sejumlah nama tokoh yang dinilai punyai potensi seperti Gubernur DKI Anies Baswedan hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Raihan elektabilitas tersebut didapatkan dari pertanyaan terbuka (top of mind) calon presiden melalui survei yang diselenggarakan selama periode 9-17 Juni 2022. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan rentan usia 15 tahun ke atas.
Survei CiGMark dilakukan dengan metode multistage random sampling menggunakan komputer assisted personal interview. (Knu)
Baca Juga:
Megawati Dorong Kader Kerja untuk Rakyat, tak Berpaku Hasil Survei
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis