Pemilu 2019

Survei Charta Politika: PSI Berpeluang Lolos ke Parlemen

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 04 April 2019
Survei Charta Politika: PSI Berpeluang Lolos ke Parlemen

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. Merahputih.com/Rizki Fitrianto.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil survei Charta Politika Indonesia menunjukkan terdapat empat partai yang elektabilitasnya masih di bawah empat persen. Keempat partai itu yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Perindo.

Direktur Riset Charta Politika Muslimin menjelaskan hitungan kasat mata, keempat partai itu terancam tidak lolos ke parlemen lantaran belum memenuhi syarat 4 persen Parlementary Treshold (PT).

Direktur Riset Charta Politika Muslimin sedang memaparkan hasil survei terhadap partai politik di Pemilu 2019 (MP/Ponco Sulaksono)
Direktur Riset Charta Politika Muslimin sedang memaparkan hasil survei terhadap partai politik di Pemilu 2019 (MP/Ponco Sulaksono)

Meskipun demikian, Muslimin menegaskan keempat partai itu masih berpeluang lolos ke parlemen. Sebab, survei Charta Politika memiliki margin of error sekitar 2,19 persen.

"Kalau dilihat, empat partai ini, punya kesempatan lolos karena terdapat margin of error," kata Muslimin saat memaparkan rilis survei lembaganya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

BACA JUGA

PSI Beri Raport Merah kepada DPRD DKI Jakarta

Diawali Salat Subuh Berjamaah, Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK akan Dihadiri 1 Juta Orang

Cegah Angka Golput, Jeunne & Raccord bakal Gelar Gerakan ' Ayo Memilih'

Muslimin lantas mencontohkan, hasil survei Charta Politika menunjukkan elektabilitas PSI 2,2 persen. Namun, di sisi lain elektabilitas PSI bisa melonjak ketika diakumulasikan dengan margin of error 2,19 persen.

"Artinya kalau dari sisi margin of error, PSI kemudian bisa saja angkanya 4 persenan," jelas dia.

Selain margin of error, survei ini memiliki undecided voters sebesar 11 persen. Keempat partai ini harus mampu menggaet undecided voters untuk meningkatkan suara.

"Ada kecenderungan empat partai ini lolos. Kemudian ada juga undecided voters sebelas persen. Saya kira empat partai ini punya peluang lolos dengan catatan partai ini mampu mengambil sisa suara," tandasnya.

Berdasarkan hasil survei Charta Politika PDIP memiliki elektabilitas tertinggi dengan 25,3 persen. Gerindra berada di posisi kedua dengan 16,2 persen. Sedangkan Golkar berada di posisi ketiga dengan 11,3 persen.

Berturut-turut berada di posisi keempat sampai ketujuh yakni PKB (8,5 persen), Demokrat (5,2 persen), Nasdem (5,2 persen), dan PKS (5 persen).

PSI
Partai Solidaritas Indonesia

Selanjutnya terdapat partai dibawah empat persen yakni PAN (3,3 persen), PPP (2,4 persen), PSI (2,2 persen) dan Perindo (2 persen). Kemudian terdapat lima partai dengan elektabilitas terendah yakni Hanura (1,0 persen), PBB (0,5 persen), PKPI (0,2 persen), Partai Garuda (0,2 persen), Partai Berkarya (0,1 persen).

Survei nasional Charta Politika dilakukan pada 19-25 Maret 2019 dengan melibatkan 2000 responden yang tersebar di 34 Provinsi. Sampel ditarik secara multistage random sampling dengan margin of error 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Pon)

#Partai Persatuan Pembangunan (PPP) #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan