Survei Capres 2024 Poltracking: Ganjar Teratas, Anies Salip Prabowo

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 22 Desember 2022
Survei Capres 2024 Poltracking: Ganjar Teratas, Anies Salip Prabowo

Dokumentasi. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Senin (31/10/2022). (ANTARA/Aris Wasita)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terkait bakal calon presiden (capres) 2024. Hasilnya, Ganjar Pranowo masih menempati posisi teratas. Sementara, Anies Baswedan menyalip Prabowo Subianto di nomor urut dua.

Ganjar Pranowo mendapat 28,3 persen, lalu Anies meraih 24,9 persen dan Prabowo meraup 23,1 persen.

Baca Juga

Survei Poltracking: Masyarakat Paling Puas dengan Kinerja Erick Thohir dan Prabowo

"Kalau di survei sebelumnya Prabowo nomor dua, sekarang bergeser di Anies Baswedan," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (22/12).

Dari simulasi 20 nama, nama-nama bakal capres sisanya di bawah 3 persen, seperti nama Puan Maharani, Ridwan Kamil, Khofifah Indar Parawansa, Agus Harimurti Yudhoyono hingga Airlangga Hartarto.

Simulasi lima nama:

Ganjar Pranowo 30,6 persen

Anies Baswedan 27,2 persen

Prabowo Subianto 26,9 persen

Puan Maharani 3,4 persen

Airlangga Hartarto 1,5 persen

Tidak tahu/tidak jawab 10,4 persen

Simulasi tiga nama:

Ganjar Pranowo 32,5 persen

Anies Baswedan 29,1 persen

Prabowo Subianto 27,8 persen

Tidak tahu/tidak jawab 10,4 persen

Baca juga

Survei Indikator: Ridwan Kamil Cocok Dampingi Anies

Sedangkan jika dibandingkan dari hasil survei Poltracking pada Agustus 2022, perolehan suara Ganjar meningkat.

Saat itu, Gubernur Jawa Tengah itu memperoleh 29,4 persen suara. Artinya, ada peningkatan 3,1 persen suara. Sedangkan untuk Anies, perolehan suara meningkat cukup tajam.

Pada survei Agustus 2022, mantan gubernur DKI Jakarta itu ‘hanya’ memperoleh 20,6 persen suara. Artinya, perolehan suaranya meningkat 8,5 persen.

Begitu juga dengan perolehan suara Prabowo. Pada survei Agustus 2022, menteri pertahanan itu memperoleh 24,7 persen suara. Sehingga, ada peningkatan 3,1 persen suara.

Meski begitu, peningkatan suara Anies yang cukup tajam membuat dirinya menyalip perolehan suara Prabowo di peringkat kedua setelah Ganjar.

“Anies Baswedan mengalami kenaikan cukup signifikan, sedangkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto cenderung stabil dengan kenaikan tipis,” jelas Hanta.

Sekedar informasi, survei Poltracking ini dilakukan pada 21-27 November. Survei dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan responden 1.220.

Responden merupakan warga yang sudah memiliki hak pilih, berusia 17 tahun ke atas, atau sudah menikah. Margin of error +- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan tatap muka langsung. (Knu)

Baca Juga

Survei Charta Politika: Duet Ganjar-Prabowo Bisa Menang Satu Putaran

#Survei #Hasil Survei #Ganjar Pranowo #Anies Baswedan #Pilpres #Pemilu
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, tidak wacana pemilihan Presiden lewat MPR. Pilpres akan tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Kebingungan pengurus koperasi Merah Putih juga dipengaruhi regulasi yang tumpang tindih.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Indonesia
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Rifqi membuka peluang dilakukannya kodifikasi atau penyatuan hukum pemilu dan pilkada
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Indonesia
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
ICW mencatat, sepanjang 2010–2024 terdapat 545 anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
 ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Indonesia
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Sebanyak 102 kota kecil melakukan pemungutan suara pada fase pertama pemilihan. Fase kedua dan ketiga akan diadakan pada 11 dan 25 Januari,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
MK menyatakan keinginan agar konstituen diberikan hak untuk memberhentikan anggota DPR tidak selaras dengan konsep demokrasi perwakilan.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
Bagikan