Surabaya Aero Club, Komunitas Pecinta Dirgantara

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 14 Juli 2020
Surabaya Aero Club, Komunitas Pecinta Dirgantara

Surabaya Aero Club didirikan dan berisikan penerbang berprofesi sebagai pengusaha. (Foto: Pixabay/whiletaker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOTA Surabaya tak kalah dengan kota besar lainnya di Indonesia. Pengusaha mudanya malah memiliki kencenderungan memiliki kegiatan yang bisa jadi tidak ada di kota lainnya.

Seperti salah satunya adalah Surabaya Aero Club, yang merupakan komunitas penerbang pesawat atau pilot. Mereka bukan hanya penerbang, melainkan para pemilik pesawat terbang. Mulai tipe ringan microlight atau ultralight hingga mesin tunggal sejenis Cessna.


Baca Juga:

Tips Menghilangkan Aviophobia, Rasa Takut Naik Pesawat

pesawat
Dunia dirgantara tidak ada habisnya selalu berhasil menarik perhatian orang. (Foto: Pixabay/jotoya)


Komunitas ini didirikan sejumlah pengusaha muda Surabaya penghobi olahraga terbang. Seperti Wilson Tirta (Kuweh Surabaya dan Bober Cafe), Tom Liwafa (Handmadeshoesby) dan Luxie Diandra (Jewelery).

Dari seringnya berkumpul dan memiliki hobi yang sama. Kemudian mereka bersama-sama mengembangkan kecintaannya pada dunia penerbangan. Khususnya di Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya. Maka hadirlah niat mereka mendirikan Surabaya Aero Club.

Eko Rohmat Ferdiansyah, salah satu inisiator Surabaya Aero Club mengatakan, hingga kini di Jawa Timur belum ada komunitas seperti ini.

"Kalau di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta sudah ada komunitas sejenis. Bedanya, kalau di Yogyakarta inisiatornya dari kalangan militer. Sedangkan Bandung dan Jakarta dari kalangan atlet. Namun di Surabaya inisiatornya justru dari kalangan para pengusaha muda,” ungkap Eko saat ditemui merahputih.com di hangar Merpati Training Center, Juanda, Sidoarjo.


Baca Juga:

Tips Anti 'Norak' Saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang

pesawat
Kehadiran komunitas pecinta dirgantara akan memajukan dunia penerbangan. (Foto: Pixabay/onkelglocke)


Bahkan, beberapa tahun terakhir, para pengusaha muda ini sudah ada yang membeli pesawat. Seperti Wilson Tirta, ia memiliki pesawat Cessna 206 tahun 2008. Sementara Luxie Diandra memiliki pesawat Cessna 152 tahun 1984.

Kapten Eko menambahkan, secara resmi Surabaya Aero Club bakal diperkenalkan di acara gala dinner Rabu, 15 Juli 2020 mendatang yang rencananya berlangsung di Whyndam Hotel Surabaya.

“Saya dan beberapa pengusaha muda lain akhir-akhir ini berperan sebagai steering commiitte untuk terbentuknya susunan pengurus komunitas ini (Surabaya Aero Club),” ungkap Eko.

Rencananya, Ketua Umum FASI (Federasi Aerosport Indonesia) Provinsi Jawa Timur, yang akan dijabat oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Marsma TNI Andi Wijaya, S. Sos, akan menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Sudah ada 30 orang calon anggota Surabaya Aero Club. Mayoritas adalah pengusaha muda Surabaya yang antusias pada dunia dirgantara. Targetnya, komunitas baru ini bakal membeli 10 unit pesawat lagi. (Andika Eldon/Surbaya)

Baca Juga:

Telinga Berdenging saat Naik Pesawat? Ini Sebabnya

#Juli MP X #Pesawat
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Harga tiket pesawat domestik kembali disorot. DPR menilai mahalnya tiket dipicu PPN, avtur, dan bea masuk suku cadang, serta mendesak reformasi kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Bagikan