Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Sulitnya Move On Seorang Rimar Tergambar dalam 'Sebatas Bayangmu'

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 16 Desember 2023
Sulitnya Move On Seorang Rimar Tergambar dalam 'Sebatas Bayangmu'

Rimar rilis single terbaru tentang move on. (Foto: Dok. Universal Music Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOVE on tak pernah mudah. Ini membutuhkan proses yang cukup sulit dan waktu panjang. Tak seenteng yang dibayangkan. Terutama bagi mereka yang sudah benar-benar cinta kepada mantan pasangannya.

Perasaan itulah yang ingin diceritakan oleh seorang Rimar dalam single terbaru berjudul "Sebatas Bayangmu" yang diepas melalui label rekaman Universal Music Indonesia.

Baca juga:

Kunto Aji Gelar Konser Sambut Matahari Pertama di 2024

View this post on Instagram

A post shared by Rimar (@rimar1111)

“Lirik dalam lagu ini menggambarkan fase denial dalam proses move on, masa-masa di mana seseorang biasanya sulit untuk menerima kenyataan bahwa orang yang ia sayangi sudah tidak lagi di sini bersamanya dan kini yang tersisa hanya bayangannya,” cerita Rimar dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Jumat (15/12).

"Sebatas Bayangmu" masih mengusung nuansa musik pop ballad, seperti tersua dalam karya-karya sebelumnya. Dalam lagu ini, Rimar menggandeng Clara Riva, salah satu hitsmaker terbaik di industri musik tanah air.

Seperti tema yang disajikan dalam lagu ini, kesedihan, aransemen lagunya juga dibuat sedemikian rupa agar terdengar nuansa yang sendu untuk menegaskan lirik yang ada di lagu tersebut. Aransemennya dibuat simple, dengan instrumen piano yang menjadi senjata utamanya.

Namun begitu, lagu ini menjadi sangat sempurna dengan paduan kualitas dan range vocal Rimar yang menjadi highlight-nya. Ditambah lagi dengan penghayatannya yang membuat lagu ini terdengar sangat menyayat hati.

“Ingat, kalian enggak sendiri, jadi mudah-mudahan dari lagu ini kalian yang relate bisa melewati masa-masa itu, walaupun memang berat untuk dihadapi. Tetapi yakin deh kalian pasti bisa menemukan solusi terbaiknya,” lanjut Rimar.

Baca juga:

Jinan Laetitia Jadi Penampil Pembuka untuk Konser Coldplay di Singapura

Lagu "Sebatas Bayangmu" juga dirilis dalam video musik dengan menyajikan nuansa nan sendu. Videonya menyajikan potongan-potongan cerita yang menarik yang sangat memperlihatkan sulitnya proses untuk melupakan pasangan yang dicinta setelah berpisah.

Bahkan, ia kerap kali bertindak seolah-olah pasangannya masih ada. Background ruangan dengan lampu temaram membuat musik videonya menjadi penuh dengan nuansa kesedihan.

Dalam video musik ini, Rimar bekerja sama dengan Prialangga sebagai sutradaranya, lalu ada Cici Aprilia yang bertindak sebagai produsernya. Ditambah dengan Ravi Pestrani dan Alya Syahrani sebagai model peran di video musik. (far)

Baca juga:

Wujud Syukur Kepada Ibunda, Agatha Pricilla Rilis Single 'Sampai Nanti'

#Musisi Indonesia #Musik #Single Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan