Jinan Laetitia Jadi Penampil Pembuka untuk Konser Coldplay di Singapura
Jinan Laetitia dipilih menjadi salah satu opening act Coldplay di Singapura. (Foto: Dok/Jinan Laetitia)
SETELAH Raissa Anggiani sukses membuka konser Coldplay di Jakarta, kini musisi pop dengan gaya eksentrik asal Bogor Jinan Laetitia mengukir prestasi besar dalam kariernya dengan menjadi support act di konser Coldplay ‘Music of The Spheres’ di Singapura pada Januari 2024.
Tak tanggung, Jinan akan membuka enam penampilan dari Coldplay sekaligus. “Ini seperti mimpi, aku begitu semangat tapi juga setengah mikir apakah ini nyata. Aku sampai butuh beberapa hari karena memikirkanny,” ucap Jinan dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Rabu (13/12).
Baca juga:
Janita Gabriella Ingatkan untuk Sayangi Diri Sendiri Melalui 'Relakan Cinta'
View this post on Instagram
Dikutip dari laman resmi Coldplay, Jinan Laetitia rencananya akan membuka konser di Singapura pada 23, 24, 26, 27, 30 dan 31 Januari 2024. Sementara artis pembuka lainnya yaitu Jasmine Sokko juga akan tampil di tanggal yang sama.
Ini merupakan pencapaian tersendiri untuk singer, song-writer, producer lulusan FSRD kampus ITB yang juga baru saja menjadi salah satu penampil di rangkaian acara Formula 1 Singapore Airlines Singapore Grand Prix yang diadakan di Singapura pada 15-17 September 2023.
“Pastinya aku akan membawakan beberapa lagu dari album pertamaku One juga dari beberapa lagu di album terbaru nanti. Aku mempersiapkan diri sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik,” lanjut Jinan.
Baru-baru ini, Jinan Laetitia merilis karya terbaru berjudul Indulgence yang memiliki ketukan cepat. Ditulis oleh Jinan dan diproduseri bersama Osvaldorio, lagu ini memiliki ketukan cepat dengan perkusi bernuansa ceria, tak seperti lagu-lagu Jinan sebelumnya.
Baca juga:
View this post on Instagram
“Indulgence adalah lagu upbeat yang berbicara tentang mengakui semua keinginanmu tanpa ada rasa bersalah menghantui,” jelas Jinan.
Sedikit bocoran, di album mendatang Jinan akan lebih banyak memproduksi lagu dengan ketukan yang cepat, namun tetap dengan keunikannya.
“Bisa dibilang lagu proses lagu ini termasuk cukup lama, perubahan lagunya lumayan banyak. Setiap kali aku duduk ngerjain lagu ini pasti selalu ada perubahan yang signifikan. Sampai akhirnya jadi versi yang aku rasa sudah paling baik, yang sudah bisa teman-teman dengarkan sekarang,” pungkas Jinan. (Far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
T.O.P Comeback, Rilis Video Teaser untuk Album Baru ‘Top Spot – Another Dimension’
Deretan Musisi Indonesia yang Wafat Sepanjang 2025, Dari Titiek Puspa hingga Gusti Irwan Wibowo
Dari Garam dan Madu hingga Nina, Ini Lagu TikTok Paling Viral Sepanjang 2025
Makna Duka di Balik Lirik Lagu 'The Fate of Ophelia' Taylor Swift, Terinspirasi dari Tragedi Hamlet
Beyonce Resmi Masuk Jajaran Miliarder, Sejajar dengan Taylor Swift
dia & INDAHKUS Rilis Lagu 'Malu Malu', Cerita Cinta Anak Muda yang Canggung
Single Perdana TEMPRA 'Insomnia' Angkat Frustrasi dan Malam Tanpa Tidur
'Selamat Tahun Baru', Lagu Endank Soekamti yang Selalu Relevan di Momen Pergantian Tahun
Kontroversial, Lirik Lagu 'Wood' Taylor Swift Jadi Salah Satu yang Paling Banyak Diakses di 2025
Makna Lirik Lagu 'Bila' Raisa, tentang Penantian dan Keikhlasan Cinta