Suhu Danau Kawah Gunung Kelimutu Naik Picu Sengatan Bau Belerangan, Warga Diimbau Menjauh

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 27 Agustus 2025
Suhu Danau Kawah Gunung Kelimutu Naik Picu Sengatan Bau Belerangan, Warga Diimbau Menjauh

Visual Kawah II Gunung Kelimutu, Ende, NTT, Kamis (30/5/2024). (ANTARA/HO-Badan Geologi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada Selasa 26 Agustus 2025 kemarin, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menerbitkan laporan khusus tentang peningkatan suhu air danau kawah Tiwu Koofai Nuwamuri di Gunung Kelimutu yang berlokasi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Pemantauan sebelumnya suhu air danau hanya 25,3 derajat Celcius pada 18 Agustus 2025, kemudian naik menjadi 34,2 derajat Celcius pada 26 Agustus 2025.

Gunung Kelimutu merupakan gunung api wisata yang diminati oleh para turis. PVMBG mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak mendekati kawah Tiwu Koofai Nuwamuri untuk menghindari letusan freatik dan menggunakan masker guna menghindari bau belerang yang menyengat.

Baca juga:

Aktivitas Vulkanik Jadi Faktor Utama Perubahan Warna Danau Kelimutu

"Masyarakat harus siaga dan mematuhi zona rekomendasi yang kami buat," kata Kepala PVMBG Hadi Wijaya, dalam keterangannya, dikutip Antara, Rabu (27/8).

Saat ini, warna kawah danau dipastikan masih biru muda, tetapi muncul bau belerang yang sangat menyengat dari solfatara—lubang di kawah gunung api.

Meski suhu air meningkat, dengan tambahan bau belerang, PVMBG tidak mencatat aktivitas kegempaan yang signifikan dari Gunung Kelimutu.

Baca juga:

Badan Geologi Prediksi Jarak Lontaran Erupsi Gunung Kelimutu

Untuk diketahui, Gunung Kelimutu memiliki tiga danau kawah, yakni Kawah Tiwu Ata Polo, Ko'ofai Nuwamuri, dan Tiwu Ata Bupu. (*)

#Gunung Kelimutu #Danau Kelimutu #Gunung Berapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Suhu dan konsentrasi gas yang sangat tinggi tersebut dinilai juga mampu membakar material belerang yang menempel di sekitar dinding kawah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Indonesia
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9).
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Indonesia
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Fenomena dentuman erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdengar jelas hingga Bandung Raya yang jaraknya mencapai 700 Kilometer (KM) memunculkan pertanyaan publik.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Indonesia
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Indonesia
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Gunung Semeru dan Lewotobi Laki-laki erupsi Jumat pagi. Gunung Lokon di Tomohon, Sulut, mencatat 111 gempa vulkanik dangkal.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Semeru 5 Kali Erupsi Sajak Pagi, Semburan Letusan Terakhir Tertinggi Sampai 1,2 KM
Gunung Semeru di Lumajang erupsi lima kali pada Kamis (25/6). Letusan terakhir menyemburkan abu setinggi 1,2 km. Status Siaga Level III diberlakukan, masyarakat diminta waspada potensi awan panas dan lahar.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Semeru 5 Kali Erupsi Sajak Pagi, Semburan Letusan Terakhir Tertinggi Sampai 1,2 KM
Indonesia
Ratusan Gempa Landa Gunung Soputan, Dilarang Berada di Radius 1,5 kilometer
Gunung Soputan alami ratusan gempa hingga akhir Mei 2026. Badan Geologi menetapkan status Level II Waspada dan melarang pendaki berada dalam radius 1,5 km.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Ratusan Gempa Landa Gunung Soputan, Dilarang Berada di Radius 1,5 kilometer
Bagikan