Sudah Digusur, PKL Tetap Nekat Merajalela

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 15 November 2014
Sudah Digusur, PKL Tetap Nekat Merajalela

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Belum lama ini pihak Pemerintah Kota Madya Depok bersama dengan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) menyelenggarakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan di terminal terpadu kota Depok. Penertiban ketika itu berjalan lancar, tapi anehnya hingga kini, PKL tersebut masih saja berkeliaran di tempat mangkal dan ngetemnya bis dan angkot di Depok itu.

Pantauan merahputih hari ini (15/11/2014), PKL tersebut masih saja menjajakan dagangannya itu di terminal dengan tenda seadanya serta tata letak yang sembarangan. Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimanakah dengan PKL yang tidak tertib tersebut, apakah mereka tidak takut dengan hukum yang berlaku di Pemda Depok?

Simak penuturan seorang PKL yang masih tetap bertahan. Syarifudin masih tetap menjual dagangannya di terminal Depok. Pria yang berusia 45 tahun ini menjual minuman dan rokok. Tenda  sekadarnya adalah modal yang dimilikinya. “Saya tetap masih berjualan dengan modal tenda. Semua ini terpaksa saya lakukan demi hidupi keluarga dan demi kumpulkan dana untuk dagang di tempat lain,” ujarnya.

Ia mengakui, kenekatannya ini sampai ke titik paling menegangkan, Bayangkan ia harus kucing-kucingan dengan Satpol PP. “Kalau tidak jualan bagaimana saya mendapatkan uang dan berdagang ditempat lain.Semua itu kan butuh modal mas, sedangkan sampai saat ini belum terpenuhi,” katanya.

Pria ini juga menambahkan,dirinya sempat mencari kios untuk disewanya berdagang sekaligus untuk menjadi tempat tinggal. Namun semua impian tersebut masih tertunda. Dananya belum terkumpul.

"Saya sudah mencari kios yang disewakan beberapa tempat, hanya saja uang sewanya yang sangat tinggi dan uang yang belum terkumpul membuat saya berani ambil resiko kembali dagang disini. Jika saja ada bantuan dana yang bisa dipinjamkan dari Pemda, saya akan jualan di kios yang resmi. Pemda hanya bisanya menggusur sedangkan bantuan tidak ada kepada para PKL seperti saya ini.Jangan salahkan kami karena berani kembali dagang disini  karena belum punya uang untuk mencari tempat pengganti. Jujur saja, saya juga butuh makan dan tempat tinggal, karena itu untuk sementara semoga mereka tidak menggangu saya berjualan hingga uang saya sudah cukup untuk menyewa kios.,” ucapnya dengan nada tinggi. (MSK)       

#Nasional #Berita
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Cara Situs Berita Menjaga Keseimbangan antara Kecepatan dan Akurasi
Simak rahasia di balik situs berita yang mampu menyajikan informasi cepat, akurat, dan nyaman dibaca di era digital.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Cara Situs Berita Menjaga Keseimbangan antara Kecepatan dan Akurasi
Indonesia
Sekolah Rakyat Mulai Berjalan, DPR Minta Pemerintah Monitoring dan Evaluasi secara Rutin
Evaluasi dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat, kata Mahdalena juga harus dilakukan untuk melakukan identifikasi masalah dan hambatan apa saja yang dialami.
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
Sekolah Rakyat Mulai Berjalan, DPR Minta Pemerintah Monitoring dan Evaluasi secara Rutin
Olahraga
Politisi PDIP Kritik Putusan MK Pisahkan Pemilu: Embrio Negara Feodal Mulai Muncul
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Komarudin Watubun mengkritik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan pemilu nasional dan daerah mulai 2029.
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
Politisi PDIP Kritik Putusan MK Pisahkan Pemilu: Embrio Negara Feodal Mulai Muncul
Indonesia
Digagas Prabowo, Sekolah Rakyat untuk Warga Miskin Mulai Beroperasi secara Serentak di 63 Titik Seluruh Indonesia
Sekolah Rakyat digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
Digagas Prabowo, Sekolah Rakyat untuk Warga Miskin Mulai Beroperasi secara Serentak di 63 Titik Seluruh Indonesia
Berita
Pramono Hadir dan Bicara di Forum PBB, Rano Karno: Bukan Kaleng-kaleng
Dalam forum internasional itu, Pramono turut terlibat dalam perumusan agenda pembangunan berkelanjutan hingga penyelesaian masalah perubahan iklim di tingkat global.
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
Pramono Hadir dan Bicara di Forum PBB, Rano Karno: Bukan Kaleng-kaleng
Indonesia
Kejaksaan Selidiki Keterkaitan Investasi Google ke Gojek dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Kemendikbudristek
Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa satu per satu petinggi dan mantan petinggi perusahaan transportasi Gojek terkait kasus pengadaan laptop Chromebook senilai Rp 9,9 triliun.
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
Kejaksaan Selidiki Keterkaitan Investasi Google ke Gojek dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Kemendikbudristek
Indonesia
Pemprov DKI Tengah Susun Payung Hukum Sekolah Swasta Gratis
Pelaksanaan uji coba Sekolah Swasta Gratis sengaja dilakukan lebih dulu karena tahun ajaran baru telah dimulai.
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
Pemprov DKI Tengah Susun Payung Hukum Sekolah Swasta Gratis
Olahraga
Kejaksaan ‘Ngebet’ Periksa Nadiem Makarim, Dianggap Tahu soal Proyek Pengadaan Laptop
Penyidik memerlukan pendalaman lebih lanjut terhadap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek digitalisasi pendidikan.
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
Kejaksaan ‘Ngebet’ Periksa Nadiem Makarim, Dianggap Tahu soal Proyek Pengadaan Laptop
Indonesia
KAI Hadirkan Rangkaian New Generation di KA Gumarang dan Tegal Bahari, Simak Pembaruannya
Kedua layanan ini sebelumnya menggunakan rangkaian campuran Eksekutif dan Bisnis.
Frengky Aruan - Sabtu, 12 Juli 2025
KAI Hadirkan Rangkaian New Generation di KA Gumarang dan Tegal Bahari, Simak Pembaruannya
Berita
Banjir di Sebagian Besar Pemukiman dan Jalan Umum di Kota Tangerang Berangsur Surut
Demikian dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Banten.
Frengky Aruan - Senin, 07 Juli 2025
Banjir di Sebagian Besar Pemukiman dan Jalan Umum di Kota Tangerang Berangsur Surut
Bagikan