Studi: Tahi Lalat Berhubungan Erat dengan Kanker

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Sabtu, 24 Oktober 2015
Studi: Tahi Lalat Berhubungan Erat dengan Kanker

Ilustrasi tahi lalat (pinterest)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan - Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan dan belum ditemukan obat pasti yang dapat menyembuhkan seorang penderita kanker. Kanker bisa mengintai siapapun, anak kecil, remaja hingga orang tua.

Bahkan kanker juga mengintai orang yang memiliki banyak tahi lalat di tubuh. Tahi lalat memang tidak berbahaya , namun seperti yang dilansir dailymail, sebuah studi baru-baru ini menemukan fakta bahwa tahi lalat berhubungan erat dengan kanker.

Tahi lalat bisa menjadi tanda awal seseorang berisiko tinggi terhadap kanker. Hal ini diperkuat dengan pernyataan para peneliti dan ahli kanker di King's College London yang menyebutkan 3000 orang yang diteliti, mereka yang memiliki banyak tahi lalat di tangan dan tubuh berisiko terkena kanker.

Berati, semakin banyak tahi lalat di tubuh semakin tinggi pula risiko kanker. Seseorang yang memiliki lebih dari 100 tahi lalat di tubuh, lima kali lipat lebih berisiko dari yang kurang memiliki kurang dari 100 tahi lalat di tubuhnya.

Studi lain menyebutkan, jika seseorang memiliki sekitar 10-20 atau lebih tahi lalat di tangan kanan, maka ia berisiko terkena kanker kulit.

Dr. Claire Knight dari Balai Penelitian Knaker Inggris menyebutkan seseorang yang memiliki tahi lalat yang banyak menunjukkan ia memiliki gejala melanoma ganas, salah satu faktor yang memungkinkan seseorang berambut merah, kulit terbakar dan rentan terkena kanker.

 

BACA JUGA:

  1. Cara Alami Menghilangkan Tahi Lalat
  2. 5 Tips Make Up untuk Menyamarkan Tahi Lalat
  3. Manfaat Stroberi Untuk Gigi
  4. 5 Makanan yang Bisa Sembuhkan Radang Tenggorokan dengan Cepat
  5. Cara Alami Membasmi Karang Gigi Tanpa ke Dokter

 

#Kanker #Penyakit Kanker #Informasi Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Ini Kebiasaan Yang Pengaruhi Kesuburan Pria, Telepon Genggam Berpengaruh?
Pecahnya materi genetik, akan menurunkan kemampuan sperma untuk bergerak secara efektif dan terarah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Ini Kebiasaan Yang Pengaruhi Kesuburan Pria, Telepon Genggam Berpengaruh?
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Moderna cancer vaccine berbasis mRNA menunjukkan hasil positif dalam uji fase 3 untuk melanoma. Simak cara kerja dan peluangnya untuk kanker lain.
ImanK - Kamis, 20 Agustus 2026
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
ShowBiz
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore. Ia meninggal usai berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Lifestyle
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
Penentuan terapi tidak lagi bersifat umum, tapi mempertimbangkan tipe kanker, stadium penyakit, hingga karakteristik genetiknya.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
ShowBiz
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Vokalis 3 Doors Down, Brad Arnold, meninggal dunia di usia 47 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada 7 Februari 2026, usai berjuang melawan kanker.
Soffi Amira - Minggu, 08 Februari 2026
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Bagikan