Kesehatan

Stres Memperparah Jerawat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 13 Juni 2022
Stres Memperparah Jerawat

Stres bisa menyebabkan muka berjerawat. (Fo: Pexels/Andrea Piacqadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JERAWAT tak kunjung sembuh? Coba tenangkan pikiran kamu dulu, bisa jadi kamu setres. Jerawat dan stres berkaitan. Penelitian yang diterbitkan hampir dua dekade lalu di JAMA Dermatology menyatakan ada hubungan antara peningkatan stres dan keparahan jerawat.

Mengapa stres dapat menyebabkan jerawat membesar atau memburuk? Ada berbagai faktor yang mungkin berpengaruh, tetapi peningkatan hormon tertentu menjadi salah satu penyebab yang paling banyak disepakati.

Baca Juga:

Cara Menghilangkan Jerawat dalam Semalam, Apa Bisa?

Klinik Cleveland melaporkan hormon stres meliputi kortisol dan androgen. Hormon-hormon tersebut dianggap dapat merangsang kelenjar minyak dan folikel rambut di kulit, yang dapat menyebabkan jerawat.

Dr Truong, rekan dari American Academy of Dermatology (AAD) dan dokter kulit di Cedars-Sinai Medical Group dan Cedars-Sinai Medical Center di California, menjelaskan jerawat stres lebih sering muncul pada orang yang memiliki riwayat atau diagnosis jerawat saat ini.

Umumnya, jerawat stres merupakan memburuknya jerawat yang sudah ada sebelumnya sebagai respons terhadap stresor psikologis. Misalnya, jika seseorang biasanya hanya memiliki satu atau dua jerawat, seseorang mungkin tiba-tiba akan memiliki 10, 20, atau 30 jerawat akibat stres.

Akibat stres bisa menghasilkan hingga 10 sampai 30 jerawat pada muka. (Foto: Pexels/cottonbro)

Hal yang lebih parahnya, semua hal yang biasa kamu lakukan untuk menghilangkan jerawat tidak akan lagi membantu. Lalu bagaimana cara mengobatinya? Dalam mengelola jerawat akibat stres, Truong menjelaskan langkah pertama untuk menghilangkan jerawat tersebut tentu saja ialah dengan mencoba menghilangkan stres.

Truong menyarankan untuk mencoba teknik penghilang stres, seperti bermeditasi, membuat jurnal, atau melakukan yoga. Dengan tidak adanya stres, jerawat pada akhirnya akan hilang dengan sendirinya.

Baca Juga:

Awas! Jerawat Di Bibir Pertanda Mengidap Penyakit Seksual

Berbagai produk juga dapat membantu menghilangkan jerawat akibat stres. Pertama, Truong merekomendasikan untuk selalu memulai dengan pembersih yang lembut seperti pembersih berbusa, Cetaphil yang dipakai pagi dan malam.

Namun, karena pengobatan setiap orang berbeda-beda, untuk seseorang dengan jerawat ringan yang sudah menggunakan pembersih yang lembut, Truong mengatakan sebaiknya gunakan pembersih yang mengandung benzoil peroksida, asam salisilat, atau asam glikolat.

Terlepas dari produk mana yang digunakan untuk mengatasi jerawat, Truong mengatakan yang terpenting ialah kamu harus mengobati penyebabnya. Itu berarti mengatasi stres.

Cara paling ampuh untuk menghilangkan jerawat akibat stres adalah menghilangkan rasa stresnya. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Secara keseluruhan, cara terbaik untuk mencegah jerawat akibat stres ialah dengan mencegah stres itu sendiri. Stres sering kali tidak dapat dihindari, tetapi ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk membantu meredakan stres.

Seperti yang dilaporkan Health, untuk menghilangkan stres, kamu dapat menghabiskan waktu di alam, melakukan olahraga ringan, menetapkan batasan kehidupan kerja, dan lainnya. Kemudian ada satu hal yang perlu diingat, yaitu cobalah untuk tidak terlalu stres karena jerawatmu. (ref)

Baca Juga:

Jerawat Cinta itu Benaran Ada enggak Sih?

#Kesehatan #Jerawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan