Strategi Pramono Anung Antisipasi Banjir, Manfaatkan Kemarau Panjang Buat Normalisasi Sungai Secara Total

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Strategi Pramono Anung Antisipasi Banjir, Manfaatkan Kemarau Panjang Buat Normalisasi Sungai Secara Total

Ilustrasi. (foto: dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengerukan kali Jakarta, antisipasi banjir Jakarta 2026, normalisasi sungai Ciliwung, dan cuaca kemarau BMKG menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mempercepat infrastruktur air sebelum musim hujan tiba.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memanfaatkan peringatan cuaca kemarau panjang dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mempercepat proses pengerukan kali di seluruh wilayah ibu kota.

Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan risiko bencana banjir saat musim hujan kembali melanda pada September 2026 mendatang.

Baca juga:

Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa fenomena El Nino justru memberikan kesempatan emas bagi pemerintah untuk bekerja lebih maksimal di lapangan. Kondisi debit air yang menurun memudahkan alat berat dalam mengangkat sedimen lumpur dari dasar sungai.

“Jakarta, mulai pertengahan April ini diprediksi BMKG curah hujannya menurun, ada El Nino sampai September. Maka, Pemerintah Jakarta akan konsentrasi untuk melakukan pengerukan kali dan normalisasi sungai,” ujar Pramono Anung saat meninjau lokasi di Jakarta Pusat, Jumat (10/4).

Fokus Pengerukan Kanal Banjir Barat

Pramono Anung memantau langsung proses pengerukan di Kanal Banjir Barat, mulai dari segmen Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy), Tanah Abang. Proyek ini menargetkan pengangkatan lumpur sebanyak 179.269 meter kubik guna memperdalam daya tampung air di jalur vital tersebut.

Pramono Anung membagi pekerjaan ini ke dalam tiga segmen utama dengan total panjang area pengerukan mencapai lebih dari 8.000 meter. Saat ini, konsentrasi pekerja berada pada segmen ketiga sepanjang 3.850 meter yang memerlukan penanganan intensif karena volume sedimen yang cukup tinggi.

Integrasi Normalisasi dan Antisipasi Rob

Program pengerukan ini tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi langsung dengan proyek normalisasi Sungai Ciliwung dan Kali Krukut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengharapkan pembersihan jalur air ini mampu mempercepat aliran menuju laut tanpa hambatan sedimen yang mengendap bertahun-tahun.

Baca juga:

Pemerintah Diminta Segera Inisiasi Pemulihan Produktivitas Gabah Usai Demak Dilanda Banjir Parah

Meski demikian, tantangan besar masih membayangi wilayah pesisir, terutama saat fenomena banjir rob terjadi bersamaan dengan luapan sungai. Pemprov DKI terus mencari solusi agar aliran air tetap bergerak maju meskipun permukaan air laut sedang tinggi.

“Kalau ini berhasil, aliran air ke laut akan semakin cepat. Tantangannya memang saat terjadi rob, air tetap tertahan. Namun, ini bagian dari upaya besar kita untuk mengendalikan banjir,” tutup Pramono Anung.

#Sungai #Normalisasi Sungai #Pengerukan Kali #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di Monas, Bundaran HI, Balai Kota, dan sejumlah titik lainnya selama 60 menit pada 13 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Indonesia
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Jakarta telah mengalami Kemajuan signifikan, tapi masih memiliki sejumlah tantangan yang mesti diselesaikan untuk mewujudkan kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Indonesia
Jukir Liar di Blok M Square Ditangkap, Pemprov DKI: Sudah Berkali-kali Ditertibkan
Empat jukir liar di Blok M Square ditangkap petugas gabungan Pemprov DKI. Jukir liar sudah berkali-kali ditertibkan.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Jukir Liar di Blok M Square Ditangkap, Pemprov DKI: Sudah Berkali-kali Ditertibkan
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Dinas PPKUKM DKI Jakarta memastikan stok MinyaKita masih aman dan distribusinya berjalan lancar meski harga minyak curah mencapai Rp 23.000 per kilogram.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan menggratiskan Ancol, Ragunan, museum, dan perpustakaan saat HUT ke-499 Jakarta. Transportasi umum gratis juga sedang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 07 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
CFD di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar mulai 7 Juni 2026. Pemprov DKI mengungkap hasil evaluasi dan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
Bagikan