Stop Rebahan di Usia Senja! Sekolah Lansia di Jakarta Bikin Kakek-Nenek Kembali Semangat Belajar dan Melek Literasi Digital
Ilustrasi. (foto: dok Pemprov DKI).
Merahputih.com - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Sholikhah, memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) atas inisiasi Program Sekolah Lanjut Usia (Lansia).
Program ini dinilai mampu menambah pengalaman dan ilmu baru bagi para Lansia dalam menjalani usia senja mereka.
Menurut Sholikhah, kehadiran Sekolah Lansia berperan penting dalam mengedukasi masyarakat terkait berbagai tantangan yang muncul saat memasuki usia non-produktif.
Baca juga:
Siswa Pahoa Meninggal Jatuh dari Lantai 8, Polisi Periksa 5 Saksi Sita CCTV Sekolah
"Program Sekolah Lansia ini saya apresiasi. Sehingga bisa memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang memang sangat penting," ujar Sholikhah dalam keterangannya, Jumat (7/11).
Peningkatan Kualitas Hidup dan Usulan Anggaran
Sholikhah menjelaskan bahwa program edukasi ini berhasil mencerdaskan serta meningkatkan kualitas hidup para peserta. Tujuannya adalah menjadikan Lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Melihat dampak positifnya, ia mengusulkan agar Dinas PPAPP DKI Jakarta menambah alokasi anggaran khusus untuk Program Sekolah Lansia.
"Karena sangat berpengaruh untuk kemajuan dan kesuksesan daripada masyarakat. Khususnya lansia juga harus kita rawat agar produktif," pungkasnya.
Sebagai informasi, Sekolah Lansia adalah bentuk pendidikan non-formal berbasis komunitas yang secara spesifik ditujukan bagi Lansia.
Baca juga:
Bullying Kembali Terjadi di Sekolah Swasta Jakarta, DPRD DKI Sudah Terima Aduan Orang Tua Korban
Saat ini, tercatat ada 10 Sekolah Lansia dengan metode tatap muka di DKI Jakarta, yang diikuti oleh 381 peserta.
Selain itu, terdapat 65 Sekolah Lansia Senior School Pintar (SSP) Program Literasi Digital yang tersebar di 65 kelurahan, dilaksanakan secara daring dan luring.
Sebanyak 1.624 orang telah menjadi peserta pelatihan literasi digital dan baru saja diwisuda setelah menempuh pendidikan selama sepuluh bulan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
DPRD DKI Minta Pemprov Tuntas Tangani Kebocoran Tanggul
Sekolah Bisa Ajukan Perbaikan Gedung Via Online, DPR: Harus Disosialisasikan secara Masif
Detik-Detik Tembok Sekolah Ambruk Timpa 4 Motor, Warga Kehilangan Mata Pencaharian dan Tempat Istirahat
Sulit Diimplementasikan, DPRD DKI Hapus Aturan Larangan Penjualan Rokok Dekat Sekolah
DPRD DKI Desak Penyaringan Konten Kekerasan, Minta Pemprov Gandeng Komdigi untuk Hindari Overblocking
DPRD DKI Baru Sahkan 2 Rapeda Jadi Perda, Salahkan Kurangnya Disiplin Waktu
Marak Kasus Bullying, Sekolah Harus Punya Ahli Psikolog
Momen Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas
Semua Sekolah Bakal Dapat Smartboard, Duitnya Dari Sitaan Koruptor