Musik

Sting: Musisi Perlu Pertahankan Karya Melawan Kemunculan Lagu-Lagu AI

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 19 Mei 2023
Sting: Musisi Perlu Pertahankan Karya Melawan Kemunculan Lagu-Lagu AI

Komentar Sting diutarakan menyusul pemutaran sejumlah lagu menggunakan kecerdasan buatan. (Foto: wikimedia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STING mengatakan para musisi tengah menghadapi 'pertempuran; untuk mempertahankan karya mereka melawan kemunculan lagu-lagu yang ditulis oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Bahan penyusun musik adalah milik kita, milik manusia. Itu akan menjadi pertempuran yang harus kita lawan dalam beberapa tahun ke depan: ,empertahankan sumber daya manusia kita dari AI," katanya kepada BBC (18/5).

Komentar Sting diutarakan menyusul pemutaran sejumlah lagu menggunakan kecerdasan buatan untuk "mengkloning" vokal artis terkenal.

Pada bulan Februari, DJ David Guetta menggunakan teknologi tersebut untuk menambahkan "suara" Eminem untuk salah satu lagunya. Selain itu, duet palsu antara Drake dan The Weeknd menjadi viral pada April lalu.

Lagu duet palsu itu akhirnya ditarik dari layanan streaming setelah ada keluhan hak cipta dari Universal Music Group (UMG), yang juga merupakan label yang merilis musik Sting.

Baca juga:

Lagu AI Drake dan The Weeknd Dihapus dari Platform Streaming

sting lawan ai
Industri rekaman dengan cepat bergerak melawan kecerdasan buatan dengan meluncurkan "Human Artistry Campaign". (Foto: Freepik/Freepik)

"Ini mirip dengan cara saya menonton film dengan CGI. Sama sekali tidak membuat saya terkesan. Saya langsung bosan saat melihat gambar yang dihasilkan komputer. Saya membayangkan saya akan merasakan hal yang sama tentang AI yang membuat musik," kata Sting.

Mungkin untuk musik disko elektronik, itu berhasil. Namun untuk lagu, yang mengekspresikan emosi, Sting merasa tidak akan tergerak olehnya.

Industri rekaman dengan cepat bergerak melawan kecerdasan buatan, meluncurkan grup yang disebut Human Artistry Campaign. Mereka juga memperingatkan bahwa perusahaan AI melanggar hak cipta dengan melatih perangkat lunak mereka pada musik yang dirilis secara komersial.

Apakah musik yang ditulis AI dapat dilindungi hak cipta? Ini masih dalam perdebatan. Di bawah undang-undang hak cipta Inggris, misalnya, karya yang dihasilkan oleh AI, secara teoritis dapat dilindungi.

Namun, US Copyright Office baru-baru ini memutuskan bahwa seni AI, termasuk musik, tidak dapat dilindungi hak cipta karena "bukan hasil karya manusia".

Baca juga:

Masyarakat Perlu Beradaptasi Terhadap Perkembangan AI

sting
Menurut Sting, alat semacam AI berguna, tapi kita harus bisa mengendalikannya. (Foto: Freepik/Freepik)

Tidak semua orang menentang teknologi tersebut. Pentolan Pet Shop Boys, Neil Tennant baru-baru ini menyarankan AI untuk membantu musisi mengatasi kemacetan ide dalam penulisan.

"Ada sebuah lagu yang kami tulis bagian refrein-nya pada 2003 dan kami tidak pernah menyelesaikannya karena saya tidak bisa memikirkan apa pun untuk syairnya," katanya kepada Radio Times.

"Namun, sekarang dengan AI Anda bisa memberikan bit yang telah kamu tulis, tekan tombolnya dan biarkan dia mengisi bagian yang kosong. Kamu kemudian bisa menulis ulang, tapi tetap bisa menjadi alat bantu," ujar Tennant.

Sting setuju dengan pengamatan Tennant, tapi hanya sampai titik tertentu. “Alat-alat bantu berguna, tapi kita harus mengendalikannya. Kurasa kita tidak bisa membiarkan mesin mengambil alih begitu saja. Kita harus waspada,” katanya.

Dia berbicara tentang AI menjelang penghargaan penulisan lagu Ivor Novello yang bergengsi di Inggris pada hari Kamis (18/5), sebelum dia menerima penghargaan tertinggi dalam organisasi tersebut.

Hanya 23 orang yang menjadi Ivor Academy Fellow. Ada legenda Inggris Paul McCartney, Kate Bush, Elton John dan Annie Lennox. Mereka merupakan penerima penghargaan tersebut. (aru)

Baca juga:

YouTube Hapus Album 'lancung' Travis Scott

#Musisi #Artificial Intelligence #Kecerdasan Buatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Kemkomdigi menagih kepatuhan platform, termasuk X
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Indonesia
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Anggota Komisi I DPR RI mendukung Komdigi mengancam blokir Grok AI dan X jika digunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten pornografi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
ShowBiz
Samsons Tutup 2025 dengan Single Hangat 'Tentang Kita', Simak Lirik Lagunya
Samsons menutup 2025 dengan merilis single 'Tentang Kita', lagu bernuansa hangat yang mengangkat makna dukungan, kasih sayang, dan kebersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
Samsons Tutup 2025 dengan Single Hangat 'Tentang Kita', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
The Funeral Portrait Rilis EP 'Dark Thoughts', Angkat Tema Personal dan Solidaritas
The Funeral Portrait merilis EP 'Dark Thoughts' berisi empat versi lagu, termasuk kolaborasi dengan Danny Worsnop. Angkat tema personal dan solidaritas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
The Funeral Portrait Rilis EP 'Dark Thoughts', Angkat Tema Personal dan Solidaritas
ShowBiz
Dari Sabaton hingga Yellowcard, Better Noise Music Panen Prestasi di 2025
Better Noise Music menutup 2025 dengan delapan single #1, ekspansi artis global, serta kesuksesan Sabaton dan Five Finger Death Punch di pasar internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
Dari Sabaton hingga Yellowcard, Better Noise Music Panen Prestasi di 2025
ShowBiz
James Alyn HYBS Gandeng PREP Rilis Single Penuh Harapan 'Don’t Worry', Simak Lirik Lengkapnya
James Alyn, musisi Thailand anggota HYBS, berkolaborasi dengan PREP dalam single Don’t Worry, lagu soul pop yang menenangkan dan penuh pesan optimisme.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
James Alyn HYBS Gandeng PREP Rilis Single Penuh Harapan 'Don’t Worry', Simak Lirik Lengkapnya
Indonesia
Earhouse Buka Ruang Kolaborasi Pergerakan Komunitas Seni
Berlokasi di Pamulang, Tangerang Selatan, Earhouse merupakan ruang kreatif yang didirikan oleh duo musisi independen Endah N Rhesa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Earhouse Buka Ruang Kolaborasi Pergerakan Komunitas Seni
Fun
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Perempuan di Indonesia terus mendorong transformasi profesi di era AI melalui kolaborasi lintas sektor, kepemimpinan, dan inovasi teknologi inklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
ShowBiz
Allan Andersn Rilis Single 'Senafas', Kolaborasi Internasional dengan Komposer Malaysia
Allan Andersn merilis single 'Senafas', karya komposer Malaysia Farouk Roman. Lagu ini menjadi OST drama Setiaku Berdiri dan memperluas jangkauannya di Asia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Desember 2025
Allan Andersn Rilis Single 'Senafas', Kolaborasi Internasional dengan Komposer Malaysia
ShowBiz
100 Musisi Bersatu Gelar Konser Amal Heal Sumatra untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut
Konser amal tersebut akan digelar dalam dua gelombang, yakni pada 7 Desember 2025 di T Space Bintaro dan 16 Desember 2025 di Lippo Mall Kemang.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Desember 2025
100 Musisi Bersatu Gelar Konser Amal Heal Sumatra untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut
Bagikan