Stars & Rabbit Berangkat Tur ke Jepang, Siap Tampil di Tiga Lokasi
Stars and Rabbit siap tur di tiga titik Jepang. (Foto: Dok/Green Island)
KABAR baik datang dari duo asal Yogyakarta yang terdiri dari Elda Suryani (vokal) dan Didit Saad (gitar), Stars and Rabbit, mereka tengah bersiap untuk memulai tur ke Jepang. Stars and Rabbit telah mengumumkan akan tampil di tiga titik di Jepang, dibuka dengan penampilan di Moon Romantic Tokyo pada 1 November 2023.
“Kami tidak sabar untuk bertemu dengan para penggemar Jepang dan berbagi musik kami di negara yang indah ini. Setiap pertunjukkan akan menjadi pengalaman yang unik dan menyenangkan,” ungkap Elda dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (30/10).
Baca juga:
Energi Buas Laze Tertuang di Album 'DIGDAYA'
Lihat postingan ini di Instagram
Nantinya, para penonton akan disuguhkan dengan lagu-lagu yang paling disukai oleh duo ini, serta musik terbaru mereka, termasuk lagu-lagu dari album terbaru mereka. Stars and Rabbit dikenal dengan penampilan panggung yang begitu memukau dan suasana intim yang diciptakan oleh mereka selama pertunjukkan.
Alih-alih langsung kembali ke Tanah Air, Stars and Rabbit akan melanjutkan perjalanan ke Taipei. Mereka akan tampil di The Wall Live House pada 7 November 2023.
Baca juga:
Stars and Rabbit Lepas Kolaborasi Mini Album 'Far Away from Land'
Sebelumnya pada akhir 2022, Stars And Rabbit melakukan kolaborasi dengan reporter investigasi Ian Urbina, menyorot isu pelanggaran hak asasi manusia dan lingkungan di laut bertajuk The Outlaw Ocean Music Project.
Dalam wawancara bersama The Outlaw Ocean Music Project di kanal YouTubenya, Stars and Rabbit menjelaskan mengapa mereka bekerja sama untuk menarik isu tersebut serta mempersembahkannnya dalam sebuah mini album. “Jika kamu benar-benar peduli dengan laut, cerita Ian menjadi sangat penting,” tegas Elda.
Lebih lanjut Elda menambahkan, hal ini merupakan perjalanan yang intens dan bebahaya selama lima tahun diilustrasikan dengan jelas, seolah-seolah kamu yang menonton berada di sana menyaksikan langsung apa yang orang bisa lakukan ketika jauh dari daratan tanpa hukum.“Mengetahui bahwa apapun yang bisa terjadi di laut sangatlah mengejutkan,” tambahnya.
Proyek ‘The Outlaw Ocean Music Project' merpakan program yang dijalankan oleh label Synesthesia Media, adalah upaya global dan ekspansif untuk menyebarluaskan jurnalisme investigasi The Outlaw Ocean Project kepada khalayak luas dengan merilis musik yang terinsprasi oleh liputan lepas pantai. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
T.O.P Comeback, Rilis Video Teaser untuk Album Baru ‘Top Spot – Another Dimension’
Deretan Musisi Indonesia yang Wafat Sepanjang 2025, Dari Titiek Puspa hingga Gusti Irwan Wibowo
Dari Garam dan Madu hingga Nina, Ini Lagu TikTok Paling Viral Sepanjang 2025
Makna Duka di Balik Lirik Lagu 'The Fate of Ophelia' Taylor Swift, Terinspirasi dari Tragedi Hamlet
Beyonce Resmi Masuk Jajaran Miliarder, Sejajar dengan Taylor Swift
dia & INDAHKUS Rilis Lagu 'Malu Malu', Cerita Cinta Anak Muda yang Canggung
Single Perdana TEMPRA 'Insomnia' Angkat Frustrasi dan Malam Tanpa Tidur
'Selamat Tahun Baru', Lagu Endank Soekamti yang Selalu Relevan di Momen Pergantian Tahun
Kontroversial, Lirik Lagu 'Wood' Taylor Swift Jadi Salah Satu yang Paling Banyak Diakses di 2025
Makna Lirik Lagu 'Bila' Raisa, tentang Penantian dan Keikhlasan Cinta