Emei Rangkul Sisi Paling Dramatis dalam EP 'Night at the Opera'

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 39 menit lalu
Emei Rangkul Sisi Paling Dramatis dalam EP 'Night at the Opera'

Emei lepas EP baru. (Foto: dok/emei)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BAGI Emei, sedikit drama bukan sesuatu yang perlu dihindari. Itu justru menjadi ruang untuk mengekspresikan diri sepenuhnya. Hal itu terasa jelas dalam EP terbarunya bertajuk Night at the Opera yang resmi dirilis melalui Atlantic Records dan Nice Life Records. Melalui proyek ini, penyanyi sekaligus penulis lagu berdarah Chinese-American tersebut kembali menghadirkan karakter musik yang selama ini melekat padanya: penuh emosi, jujur, dan dibalut nuansa teatrikal yang kuat.

Night at the Opera menjadi penanda kembalinya Emei pada sisi musikal yang sudah lama membentuk dirinya, yakni kecintaannya terhadap dunia teater. EP ini menjadi ruang bagi Emei untuk menerima seluruh spektrum emosi, mulai dari rasa sakit, kekacauan, kegembiraan, hingga momen-momen yang terasa berlebihan namun sangat manusiawi.

Aku ingin kembali menerima sisi diriku yang mencintai teater. Jadi kalian akan mendapatkan seluruh rasa sakit, emosi, dan drama dariku.

Emei



Lewat pendekatan tersebut, Emei menghadirkan sebuah proyek yang terasa lepas tanpa batas, ekspresif, dan sangat personal. Meski sarat emosi, EP ini tetap dikemas dengan ringan dan menyenangkan untuk dinikmati, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu wajah baru yang paling menarik di lanskap musik pop saat ini.

Bersamaan dengan perilisan EP, Emei juga memperkenalkan visualizer resmi untuk lagu Noah, sebuah lagu yang ia sebut sebagai diss track versinya sendiri. Lagu tersebut lahir dari refleksi terhadap pengalaman pribadi sekaligus pengamatannya terhadap tipe sosok tertentu yang ia temui.

Baca juga:

Joji Rilis Album 'Piss In The Wind' Deluxe Edition, Hadirkan 9 Lagu Baru dan Kolaborasi Bintang



“Kalau kalian mengenalku, kalian tahu aku selalu menyelipkan diss track. Lagu ini merupakan surat untuk diriku di masa lalu dan untuk siapa pun yang bertemu pria performatif ala Los Angeles yang akan kusebut Noah. Tidak bermaksud menyinggung Noah yang baik di luar sana, tapi ini berbahaya. Ada pria-pria yang menghafal dialog dari The Notebook. Lalu aku sadar bahwa karakter Noah sebenarnya bukan sosok pria idaman seperti yang dibayangkan banyak orang, dia ternyata agak menyebalkan,” jelas Emei.

Dalam pengerjaannya, Emei turut berkolaborasi dengan penulis lagu peraih GRAMMY Awards Justin Tranter, yang sebelumnya pernah bekerja bersama Chappell Roan, Justin Bieber, dan Selena Gomez, serta produser peraih GRAMMY Awards Ricky Reed yang dikenal lewat karya-karyanya bersama Lizzo, Leon Bridges, dan Phantogram.

Kolaborasi tersebut menghasilkan lima lagu yang menampilkan sisi Emei paling teatrikal sepanjang kariernya. Dipenuhi hook pop yang mudah melekat, lirik yang terbuka, dan produksi yang dinamis, Night at the Opera menjadi gambaran bagaimana Emei akhirnya berdamai dengan dirinya sendiri.

Jika sebelumnya ia sempat berusaha menyesuaikan diri dengan standar yang dianggap lebih 'keren', kini Emei justru memilih untuk tampil apa adanya dan menerima seluruh emosinya tanpa rasa malu. “Saat ini aku merupakan versi diriku yang paling jujur. Musiknya menyenangkan, konyol, dan apa adanya. Aku melakukan persis apa yang ingin kulakukan,” imbuhnya.

Perjalanan tersebut terasa semakin bermakna jika melihat perkembangan kariernya. Setelah mulai dikenal luas lewat Late to the Party pada 2022 yang viral di TikTok, Emei semakin mengukuhkan namanya melalui Scatterbrain, lagu yang masuk daftar Spotify Best Pop Songs of 2023 dan bahkan turut muncul dalam serial populer Off Campus.

Kini melalui Night at the Opera, Emei seperti menutup satu fase penting dalam hidupnya: berhenti meminta maaf atas dirinya sendiri. Karena bagi Emei, menjadi terlalu emosional, terlalu peduli, atau terlalu dramatis bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan justru bisa menjadi bagian paling berharga dari diri seseorang.(Far)

Baca juga:

“Maria”, Lagu Baru Aku Jeje tentang Cinta yang Tak Bertahan Lama

#Musik #Lagu Baru #Album Baru
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Emei Rangkul Sisi Paling Dramatis dalam EP 'Night at the Opera'
EP ini dikemas dengan ringan dan menyenangkan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu wajah baru yang paling menarik di lanskap musik pop saat ini.
Dwi Astarini - 2 jam, 39 menit lalu
Emei Rangkul Sisi Paling Dramatis dalam EP 'Night at the Opera'
ShowBiz
Hindia Menang di Music Awards Japan 2026, Ukirkan Nama Indonesia di Panggung Asia
Hindia mengharumkan nama Indonesia setelah meraih penghargaan kategori Special Award: Indonesian Popular Music berkat lagu 'everything u are'.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Hindia Menang di Music Awards Japan 2026, Ukirkan Nama Indonesia di Panggung Asia
ShowBiz
Makna Lagu 'Hoe Phase' dari Drake yang Ramai Dibicarakan
Penyanyi dan rapper asal Kanada ini memperkenalkan tiga proyek sekaligus, yakni 'Iceman', 'Habibti', dan 'Maid of Honour'.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Makna Lagu 'Hoe Phase' dari Drake yang Ramai Dibicarakan
ShowBiz
Toton Caribo Rayakan para Pejuang Hidup lewat 'CEO (Menyala Queen)'
Jadi penghormatan kepada mereka yang terus berjuang menjalani kehidupan, tetap bekerja keras, dan tidak menyerah meski harus menghadapi berbagai rintangan dan tekanan sehari-hari.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Toton Caribo Rayakan para Pejuang Hidup lewat 'CEO (Menyala Queen)'
ShowBiz
MEOVV Tampilkan Pesona Baru Lewat Lagu Utama 'DDI RO RI'
'DDI RO RI' semakin menegaskan karakter khas MEOVV sebagai grup idola yang mampu menggabungkan pesona visual dengan performa yang solid.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
MEOVV Tampilkan Pesona Baru Lewat Lagu Utama 'DDI RO RI'
ShowBiz
Lirik Penuh Kerinduan, ini Makna Lagu Terbaru BTS 'Come Over'
'Come Over' mengangkat kisah kerinduan yang masih tersisa setelah sebuah hubungan mengalami keretakan.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Lirik Penuh Kerinduan, ini Makna Lagu Terbaru BTS 'Come Over'
Tekno
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
Keputusan Blink-182 ini bukan sekadar gimmick, melainkan bagian dari perayaan 25 tahun album legendaris Take Off Your Pants and Jacket.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
ShowBiz
Noah Kahan Tuai Sorotan Lewat Album Baru The Great Divide, Lagu 'Orbiter' Viral di TikTok
Noah Kahan merilis album keempat 'The Great Divide' April 2026. Salah satu lagunya, 'Orbiter', mencuri perhatian dan viral di TikTok meski bukan single utama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Noah Kahan Tuai Sorotan Lewat Album Baru The Great Divide, Lagu 'Orbiter' Viral di TikTok
ShowBiz
BTS Rilis Single Digital ‘Come Over’, Hidden Track yang Diproduseri Suga
Lagu itu akan tersedia di berbagai platform streaming sebagai bagian dari acara tahunan BTS Festa, yang digelar untuk merayakan hari debut grup tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
BTS Rilis Single Digital ‘Come Over’, Hidden Track yang Diproduseri Suga
ShowBiz
FELIZZ Comeback di 2026 lewat Single ‘Cat Me If You Can’, Kolaborasi dengan LEGO LYKN
Girl group T-Pop FELIZZ comeback melalui single terbaru Cat Me If You Can. Lagu ini menghadirkan konsep lebih matang dan kolaborasi spesial bersama LEGO LYKN.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
FELIZZ Comeback di 2026 lewat Single ‘Cat Me If You Can’, Kolaborasi dengan LEGO LYKN
Bagikan