Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Stars and Rabbit Lepas Kolaborasi Mini Album 'Far Away from Land'

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 06 November 2022
Stars and Rabbit Lepas Kolaborasi Mini Album 'Far Away from Land'

Stars and Rabbit rilis EP bicarakan isu kelautan. (Foto/dok Green Island Music)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAND Stars and Rabbit kembali membuat gebrakan tak terduga. Di awal November 2022 ini mereka merilis materi baru dengan konsep yang begitu segar dalam lanskap musik Indonesia.

Band beranggotakan Elda Suryani dan Didit Saad itu berkolaborasi dengan reporter investigasi Ian Urbina, menyorot isu pelanggaran hak asasi manusia dan lingkungan di laut bertajuk ‘The Outlaw Ocean Music Project’.

Dalam wawancara bersama The Outlaw Ocean Music Project di kanal YouTubenya, Stars and Rabbit menjelaskan mengapa mereka bekerja sama untuk menarik isu tersebut serta mempersembahkannnya dalam sebuah mini album.

“Jika kamu benar-benar peduli dengan laut, cerita Ian menjadi sangat penting,” ucap Elda dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (4/11).

Baca juga:

Album 'Pronoia' dari Matter Mos Resmi Rilis

Lebih lanjut Elda menuturkan, hal ini merupakan perjalanan yang intens dan bebahaya selama lima tahun diilustrasikan dengan jelas, seolah-seolah kamu yang menonton berada di sana menyaksikan langsung apa yang orang bisa lakukan ketika jauh dari daratan tanpa hukum.

“Mengetahui bahwa apapun yang bisa terjadi di laut sangatlah mengejutkan,” tambahnya.

Proyek ‘The Outlaw Ocean Music Project' merpakan program yang dijalankan oleh label Synesthesia Media, adalah upaya global dan ekspansif untuk menyebarluaskan jurnalisme investasi ‘The Outlaw Ocean Project’ kepada khalayak luas dengan merilis musik yang terinsprasi oleh liputan lepas pantai.

Baca juga:

Single Terakhir ‘Pretty Anticipated’ Stars and Rabbit Menuju Album Ketiga

Beragam genre dari klasik, hip-hop, hingga elektronik, ratusan musisi dari seluruh dunia bergabung dalam proyek ini. Bahkan banyak menggunakan audio rekaman kejadian di lapangan ke dalam lagu ciptaannya.

“Saya langsung yakin bahwa ini adalah proyek yang berharga karena sebagai musisi kami terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam menyuarakan isu ini,” lanjut Elda.

‘The Outlaw Ocean Project’ adalah organisasi jurnalisme nirlaba yang didirikan oleh Ian Urbina menceritakan investigasi tentang isu lingkungan dan hak asasi manusia di laut secara global.

Proyek ini berusaha untuk tidak hanya menghasilkan jurnalisme investigasi naratif yang kuat, tetapi juga untuk memperluas jangkauan reportase tersebut dengan membentuk sebuah format lain untuk mengjangkau audiens di seluruh dunia.

Terdapat total tiga lagu Stars and Rabbit yang dirilis dalam EP Far Away From Land. Terdiri dari 13 Miles Offshore, While We Beat the Waves, dan Soul Whispers. Secara luas lirik dari ketiga lagu tersebut menggambarkan keterasingan, ketakutan, dan renungan atas bermacam marabahaya di laut lepas. (far)

Baca juga:

Stars and Rabbit Angkat Isu Kesehatan Mental di 'Merry Alone'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - 5 menit lalu
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - 6 menit lalu
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 9 menit lalu
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Bagikan