Sri Sultan HB X Ungkap Strategi Cegah Kemacetan di Yogyakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 26 April 2022
Sri Sultan HB X Ungkap Strategi Cegah Kemacetan di Yogyakarta

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (baju hijau). (Foto: MP/Humas Pemda DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Daerah Istimewa Yogyakarta diprediksi akan dimasuki sekitar 16 juta wisatawan dan pemudik saat libur Lebaran 2022.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan di wilayahnya.

Pertama, Raja Yogyakarta ini mengimbau masyarakat mudik lebih awal.

"Itu ada yang bisa (mudik) lebih awal lebih baik daripada nanti (bersamaan) sekaligus maka tidak memungkinkan," kata Sultan seusai Rakor Cipta Kondisi Idul Fitri DIY bersama Forkopimda di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (25/04).

Baca Juga:

Waspada, 23 Pintu Tol Ini Berpotensi Jadi Titik Kemacetan saat Mudik

Menurut Sultan, jumlah pemudik di DIY pada Lebaran 2022 bakal mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil survei, jumlah warga yang hendak mudik ke arah DIY diperkirakan mencapai 3,9 orang atau tiga kali lipat dari biasanya seiring kebijakan pelonggaran mudik oleh pemerintah.

"Semoga saja mereka tidak bersamaan. Lebih baik awal-awal begini kalau memang memungkinkan daripada saat hari raya," ujar Sultan.

Langkah kedua Pemda DIY bersama dengan pemerintah kabupaten dan kota menyiapkan jalur alternatif bagi para pemudik yang melintasi Yogyakarta. Seluruh pemudik yang hanya melintasi wilayah Yogyakarta akan diarahkan untuk melewati jalur alternatif dan tidak masuk ke dalam Kota Yogyakarta.

Misalnya pemudik dari arah Prambanan bisa langsung dibelokkan ke kanan melewati ringroad utara bagi mereka yang hendak menuju Jalan Magelang atau ke kiri melalui ringroad timur jika ingin ke Purworejo, Jawa Tengah.

"Yang tidak mau stay di Yogyakarta tapi hanya lewat jangan dimasukkan ke arah Kota Yogyakarta . Kalau semua lewat (jalan dalam kota) Yogyakarta ya macet semua," tegas dia.

Baca Juga:

Hindari Macet, Kapolri Imbau Pemudik Gunakan Transportasi Umum

Ia menginstruksikan pemerintah kabupaten untuk menyediakan papan petunjuk arah ke jalur alternatif beserta pemudik mudah melintas.

Menurut Sultan, libur Lebaran tahun ini dijadikan momen untuk memanjakan wisatawan agar betah berlama-lama di Yogyakarta.

Pasalnya ketika pemudik tinggal lebih awal dan lebih lama di DIY, kesempatan mereka untuk berbelanja di DIY akan semakin besar sehingga ekonomi masyarakat lokal bisa berputar dengan baik. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Jelang Lebaran, Polresta Surakarta Petakan Lima Lokasi Rawan Kemacetan

#Kemacetan #Yogyakarta #Mudik Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Bikin Macet Jalan, 613 PKL Kramat Jati Dipindahkan ke 4 Lokasi
Sebanyak 613 PKL Kramat Jati ditata ulang. Penataan dilakukan untuk mengurai kemacetan Jalan Raya Bogor.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Bikin Macet Jalan, 613 PKL Kramat Jati Dipindahkan ke 4 Lokasi
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Neraka Macet Jalan Cakung Masih Terjadi, Truk Tronton Dialihkan ke Tanah Merdeka
Dishub DKI menutup putaran Cakung untuk mengurai kemacetan parah akibat antrean truk kontainer. Truk tronton dialihkan ke Terminal Tanah Merdeka yang mampu menampung 200 unit.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Neraka Macet Jalan Cakung Masih Terjadi, Truk Tronton Dialihkan ke Tanah Merdeka
Berita Foto
Rekayasa urai Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tipar Kawasan Cakung-Cilincing
Suasana kepadatan lalu-lintas saat jam berangkat kerja di jalan Tipar Cakung, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 Juli 2026
Rekayasa urai Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tipar Kawasan Cakung-Cilincing
Indonesia
Rekayasa Lalin di Jalan Cakung-Cilincing Kembali Berlaku, Dishub DKI Tutup Sejumlah U-Turn
Dishub DKI kembali memberlakukan rekayasa lalin di jalan Cakung-Cilincing. Sejumlah U-Turn akan ditutup.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Rekayasa Lalin di Jalan Cakung-Cilincing Kembali Berlaku, Dishub DKI Tutup Sejumlah U-Turn
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan