Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?
Masalah sperma, masalah kesehatan (Foto: Pixabay/Pexels)
NORMALNYA, sperma berwarna putih dan sedikit kuning atau keabu-abuan. Faktanya, warna sperma tidak hanya putih melainkan terdiri dari beberapa warna tertentu. Warna tersebut dapat melihat bagaimana status kesehatan seseorang, bisa normal atau menjadi tanda suatu penyakit.
Perlu diketahui cairan berwarna putih atau keabu-abuan yang keluar saat ejakulasi bukanlah sperma, melainkan air mani. Jutaan sperma yang ada di dalam air mani memanfaatkan air mai sebagai 'kendaraan' untuk menuju sel telur. Tanpa air mani, sperma tidak bisa berenang dan sampai di sel telur.
Baca juga:
Konsumsi 3 Makanan Super ini untuk Membuat Sperma Lebih Berkualitas
Warna sperma ternyata bisa berbeda-beda, tergantung dari faktor genetik, pola makan, dan kondisi kesehatan pria. Dirangkum dari laman Alodokter, simak penjelasan dari setiap warna air mani.
1. Bening, putih, dan abu-abu
Warna tersebut adalah warna air mani pada umumnya yang menandakan seseorang dalam keadaan sehat dan normal.
Perbedaan warna bening sampai abub-abu ini ditentukan oleh kandungan mineral, protein, hormon, dan enzim yang berasal dari kelenjar reproduksi pria.
2. Kuning
Saat ejakulasi, air mani keluar melewati uretra atau saluran kencing. Penyebab timbulnya warna kuning adalah air mani yang tercampur dengan urin. Selain itu juga dipengaruhi oleh makanan yang mengandung pigmen kuning alami, seperti kunyit misalnya.
Bagi para perokok atau mereka yang mengonsumsi minuman beralkohol juga menyebabkan air mani berwarna kuning. Sebenarnya, kondisi ini tidak menjadi masalah. Namun, jika disertai dengan kondisi lain yang mengganggu, ada baiknya untuk memeriksa diri ke dokter.
Tidak menutup kemungkinan air mani berwarna kuning disebabkan karena penyakit kuning, infeksi prostat, atau penyakit menular seksual.
Baca juga:
3. Merah atau merah muda
Warna ini menandakan bahwa air mani tercampur dengan darah segar atau hematospermia. Darah pada air mani bisa berasal dari testis, tekanan darah tinggi, infeksi menular seksual, masturbasi yang terlalu kasar, atau sisa operasi prostat.
4. Oranye atau cokelat
Warna oranye disebabkan karena mengonsumsi suplemen vitamin B atau antibiotik, seperti metronidazole dan rifampicin. Adanya darah yang sudah teroksidasi dalam air mani juga bisa membuat sperma berwarna oranye atau cokelat.
5. Hitam
Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimanan bisa air mani berwarna hitam. Ya, warna hitam yang dimaksudkan adalah karena darah yang sudah berdiam lama di dalam tubuh sebelum akhirnya keluar.
Warna sperma yang hitam juga kerap dikaitkan dengan beberapa kondisi medis, seperti cedera tulang belakang dan tingginya logam di dalam tubuh.
Perubahan menjadi warna hitam sebenarnya belum tentu serius. Namun jika disertai keluhan seperti sulit buang air kecil, bengkak di area kemaluan, atau demam, segera konsulitasikan ke dokter. (And)
Baca juga:
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah