Kesehatan

Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 09 Februari 2020
Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?

Masalah sperma, masalah kesehatan (Foto: Pixabay/Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NORMALNYA, sperma berwarna putih dan sedikit kuning atau keabu-abuan. Faktanya, warna sperma tidak hanya putih melainkan terdiri dari beberapa warna tertentu. Warna tersebut dapat melihat bagaimana status kesehatan seseorang, bisa normal atau menjadi tanda suatu penyakit.

Perlu diketahui cairan berwarna putih atau keabu-abuan yang keluar saat ejakulasi bukanlah sperma, melainkan air mani. Jutaan sperma yang ada di dalam air mani memanfaatkan air mai sebagai 'kendaraan' untuk menuju sel telur. Tanpa air mani, sperma tidak bisa berenang dan sampai di sel telur.

Baca juga:

Konsumsi 3 Makanan Super ini untuk Membuat Sperma Lebih Berkualitas

Warna sperma ternyata bisa berbeda-beda, tergantung dari faktor genetik, pola makan, dan kondisi kesehatan pria. Dirangkum dari laman Alodokter, simak penjelasan dari setiap warna air mani.

1. Bening, putih, dan abu-abu

Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?
Menandakan bahwa kondisi kesehatan yanng normal. (Foto: Pixabay/geralt)

Warna tersebut adalah warna air mani pada umumnya yang menandakan seseorang dalam keadaan sehat dan normal.

Perbedaan warna bening sampai abub-abu ini ditentukan oleh kandungan mineral, protein, hormon, dan enzim yang berasal dari kelenjar reproduksi pria.

2. Kuning

Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?
Warna kuning berasal dari campuran urine. (Foto: Pixabay/TBIT)

Saat ejakulasi, air mani keluar melewati uretra atau saluran kencing. Penyebab timbulnya warna kuning adalah air mani yang tercampur dengan urin. Selain itu juga dipengaruhi oleh makanan yang mengandung pigmen kuning alami, seperti kunyit misalnya.

Bagi para perokok atau mereka yang mengonsumsi minuman beralkohol juga menyebabkan air mani berwarna kuning. Sebenarnya, kondisi ini tidak menjadi masalah. Namun, jika disertai dengan kondisi lain yang mengganggu, ada baiknya untuk memeriksa diri ke dokter.

Tidak menutup kemungkinan air mani berwarna kuning disebabkan karena penyakit kuning, infeksi prostat, atau penyakit menular seksual.

Baca juga:

Ingin Sperma Sehat? Tidur Lebih Dahulu

3. Merah atau merah muda

Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?
Tercampur dengan darah segar. (Foto: The Conversation)

Warna ini menandakan bahwa air mani tercampur dengan darah segar atau hematospermia. Darah pada air mani bisa berasal dari testis, tekanan darah tinggi, infeksi menular seksual, masturbasi yang terlalu kasar, atau sisa operasi prostat.

4. Oranye atau cokelat

Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?
Warna oranye muncul karena mengonsumsi vitamin B. (Foto: Pixabay/sciencefreak)

Warna oranye disebabkan karena mengonsumsi suplemen vitamin B atau antibiotik, seperti metronidazole dan rifampicin. Adanya darah yang sudah teroksidasi dalam air mani juga bisa membuat sperma berwarna oranye atau cokelat.

5. Hitam

Sperma Berubah Warna Pertanda Penyakit?
Warna hitam merupakan darah yang sudah berdiam terlalu lama. (Foto: Newlife IVF Greece)

Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimanan bisa air mani berwarna hitam. Ya, warna hitam yang dimaksudkan adalah karena darah yang sudah berdiam lama di dalam tubuh sebelum akhirnya keluar.

Warna sperma yang hitam juga kerap dikaitkan dengan beberapa kondisi medis, seperti cedera tulang belakang dan tingginya logam di dalam tubuh.

Perubahan menjadi warna hitam sebenarnya belum tentu serius. Namun jika disertai keluhan seperti sulit buang air kecil, bengkak di area kemaluan, atau demam, segera konsulitasikan ke dokter. (And)

Baca juga:

5 Makanan yang Meningkatkan Kualitas Sperma

#Sperma #Alat Reproduksi #Organ Reproduksi Pria #Penis #Kesehatan #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Bagikan