Solo Wajibkan Ibu Hamil Positif COVID-19 Harus Operasi Sesar

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2020
Solo Wajibkan Ibu Hamil Positif COVID-19 Harus Operasi Sesar

Warga Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah jalani rapid test massal, Rabu (20/6). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil rapid rest massal yang menyasar ibu hamil di Solo, Rabu (3/6), ditemukan ada satu orang dinyatakan reaktif. Saat ini ibu hamil reaktif COVID-19 itu jalani karantina mandiri sambil menunggu hasil test swab RS UNS Surakarta. Perempuan berbadan dua itu juga disarankan untuk menjalani Sectio cesarean (SC) atau operasi sesar.

"Ibu hamil yang menunjukkan hasil reaktif rapid test kami minta harus melahirkan melalui operasi SC (sesar)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Kamis (4/6).

Baca Juga:

Baru Sembuh, Kisah Balita Pasien COVID-19 Yogyakarta Langsung Mau Difilmkan

Sosok yang akrab disapa Ning itu beralasan ibu hamil yang terpapar COVID-19 bisa saja menulari tenaga medis saat jalani persalinan normal. Dia menambahkan operasi sesar dilakukan untuk meminimalisir paparan terhadap tenaga kesehatan yang membantu persalinan, sekaligus mengurangi jumlah orang yang menunggui persalinan.

"Meski pasien tidak ada indikasi kelainan medis dalam persalinan karena ini berisiko menulari virus corona, kami minta operasi caesar," tutur dia.

Kadinkes Solo Ning Wahyu
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Kamis (4/6). (MP/Ismail)

Pemkot Solo memastikan biaya operasi sesar bagi ibu hamil yang positif COVID-19 dijamin gratis karena semuanya ditanggung BPJS Kesehatan. Mereka akan dibekali dengan surat pengantar kelahiran sehingga saat melahirkan akan langsung dilakukan prosedur operasi sesar.

Menurut Ning, kasus temuan ibu hamil reaktif corona ini merupakan kasus pertama di Solo. Setelah ada temuan kasus ini, dia meminta semua ibu hamil usia kehamilan 38 minggu di Solo wajib mengikuti rapid test yang akan dilakukan masing-masing Puskesmas sesuai domisili.

Untuk alat rapid test sendiri, Ning mengatakan pengadaan alat uji cepat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Harga beli alat satuannya senilai Rp150.000. "Rapid test massal mulai kami galakkan pada Rabu kemarin dan akan dilakukan terus untuk memutus rantai penularan corona," tutup dia. (Ism)

Baca Juga:

Lahir di Masa Wabah Virus Corona, Bayi Kembar Ini Diberi Nama Covid dan Corona

#Solo #Ibu Hamil #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Bagikan